Selasa, 19 November 2019

Akibat Kecanduan Gadget Sejak Usia 2 Tahun, Anak 4 Tahun Ini Hampir Buta!

Seorang anak di Thailand hampir saja buta karena kecanduan gadget selama 2 tahun.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Seorang anak di Thailand hampir buta karena kecanduan gadget (Facebook/Dachar Nuysticker Chuayduang)
Seorang anak di Thailand hampir buta karena kecanduan gadget (Facebook/Dachar Nuysticker Chuayduang)

Himedik.com - Seorang pria asal Thailand membagikan pengalaman buruknya karena membiarkan anaknya bermain gadget. Dachar Nuysticker Chuayduang, pria asal Thailand itu menceritakan anaknya hampir saja buta karena kecanduan gadget berlebihan.

Kita semua tahu sekarang ini sudah banyak anak kecil yang bermain ponsel atau gadget sendiri sebagai media hiburan mereka. Alih-alih membuat mereka semakin kreatif, penggunaan gadget yang berlebih bisa membahayakan bagi kesehatan mereka seiring berjalannya waktu.

Seperti cerita Dachar Nuysticker Chuayduang dilansir HiMedik dari rachfeed.net, yang tanpa disadari kebiasaannya membiarkan anak bermain gadget ternyata adalah cara didik yang sangat buruk.

Dachar Nuysticker Chuayduang mengatakan, anaknya mulai bermain gadget sejak usia 2 tahun. Biasanya anaknya bermain iPad dan smartphone cukup lama hingga berjam-jam.

Kondisi terkini anak yang hampir buta akibat kecanduan gadget (Facebook/Dachar Nuysticker Chuayduang)
Kondisi terkini anak yang hampir buta akibat kecanduan gadget (Facebook/Dachar Nuysticker Chuayduang)

 

Saat itu Dachar Nuysticker Chuayduang sudah berusaha mengambil gadget dari tangan anaknya agar tak berkelanjutan. Tetapi, anaknya justru mengamuk dan marah-marah karena tidak bisa memainkan gadget-nya.

Karena tak tega, Dachar Nuysticker Chuayduang pun memberikan gadget itu lagi dan sering membiarkan anaknya bermain gadget sepuasnya agar tak mengamuk. Sayangnya, cara Dachar membiarkan anaknya bermain gadget sepuas-puasnya justru memberikan efek buruk.

Seiring berjalannya waktu ia merasa ada sesuatu yang berbeda dari penglihatan anaknya. Tetapi, Dachar tetap membiarkan anaknya bermain tanpa mengambil sikap tegas sebagai orang tua.

Kemudian ia melihat salah satu mata anaknya mengecil tidak seperti mata sebelahnya. Kondisi itu juga tak membuat Dachar segera mengubah kebiasaan anaknya bermain gadget.

Sampai akhirnya ia melihat pandangan salah satu bola mata anaknya berbeda dengan bola mata satunya. Bola mata itu bergerak ke arah yang berbeda dan Dachar langsung bergegas membawa anaknya ke rumah sakit.

Saat itu Dachar baru mengetahui kalau anaknya hampir saja terancam buta dan karena kebiasaannya membiarkan bermain gadget hingga berjam-jam. sejak usia 2 tahun sampai 4 tahun.

Akibatnya, anak Dachar yang berusia 4 tahun itu harus menjalani operasi untuk memperbaiki penglihatannya. Beruntungnya, Dachar belum terlambat membawa anaknya ke rumah sakit karena dokter masih bisa mengambil tindakan operasi.

Karena kasus ini Dachar pun mengingatkan kepada semua orang tua untuk bersikap tegas jika si kecil sudah memainkan gadget terlalu lama karena itu bisa membahayakan kesehatan.

Terkait

Terkini