Selasa, 17 September 2019

Viral Bayi 7 Bulan Eksim Atopik, Kenali ini Ciri Anak yang Paling Berisiko

Eksim atopik seperti yang dialami bayi 7 bulan di media sosial, ternyata bisa menyerang bayi dengan ciri tertentu.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)
Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)

Himedik.com - Eksim atopik adalah penyakit kulit yang menimbulkan rasa gatal dan ruam kulit kemerahan. Biasanya penyakit ini menyerang bayi dan anak-anak, tapi bagi anak dengan kondisi tertentu lebih berisiko tinggi terkena eksim atopik.

 

Penyakit kulit eksim atopik ini pun bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai kulit bayi yang sangat sensitif hingga faktor genetik dari kedua orangtua.

Seperti yang sedang viral dialami oleh bayi usia 7 bulan bernama Zefano Ryuzaki. Bayi lucu yang akrab disapa Ryu tersebut harus menderita eczema atau dermatitis atopik di usianya 7 bulan.

Kondisinya yang menderita dermatitis atopik atau eksim atopik tersebut membuat kedua orangtuanya bersedih, hal tersebut diungkap langsung oleh ayahnya melalui akun instagram pribadinya @papeeryuzio.

Sang ayah mengaku sangat bersedih dan tak tega melihat anaknya menderita eksim atopik setelah dipegang dan dicium oleh banyak orang ketika dibawa pergi ke acara pernikahan.

Curahan hati ayah bayi Ryu tentang anaknya yang mengalami eksim atopik diduga karena dipegang dan dicium oleh banyak orang itu pun seketika mengundang perhatian publik.

Dr. Arthur S. Simon, SpKK, seorang dokter kulit di klinik Dokterkulitku sekaligus penderita eksim atopik pun turut membagikan ilmunya dan pengalamannnya tentang eksim atopik melalui media sosial.

Ia menjabarkan banyak hal mengenai eksim atopik, mulai penyebab, efek samping selain alergi kulit, pengobatan hingga ciri bayi yang paling berisiko terkena eksim atopik.

Selain faktor keturunan dan pola asuh orangtua yang super bersih, ada 3 faktor lain yang menyebabkan bayi lebih berisiko terkena eksim atopik maupun alergi berlebihan.

Ciri bayi yang berisiko eksim atopik (Instagram/dokterkulitkucom)
Ciri bayi yang berisiko eksim atopik (Instagram/dokterkulitkucom)

 

1. Bayi lahir caesar

Dr. Arthur S. Simon, SpKK mengatakan bayi yang lahir secara caesar lebih memiliki risiko tinggi menderita eksim atopik.

"Anak yang lahir via operasi sesar mempunyai kemungkinan lebih besar untuk menderita eksim atopik," tulisnya di instagram.

Melansir dari ncbi.nlm.nih.gov, sebuah penelitian telah mencari kaitan cara persalinan dengan gangguan alergi pada bayi setelah lahir hingga masa kanak-kanak.

Hasilnya menyatakan persalinan caesar meningkatkan risiko bayi menderita dermatitis atopik alias eksim atopik.

2. Bayi yang tidak mendapatkan ASI

Menurut Arthur S. Simon, ASI (Air Susu Ibu) mengandung banyak protein yang dapat memperkecil risiko seorang bayi mengalami alergi, termasuk eksim atopik.

"ASI mengandung protein yang dapat memperkecil kemungkinan timbulnya alergi, termasuk eksim atopik," ujarnya.

Melansir dari nestlehealthscience.com, bayi yang tidak mendapat ASI menderita eksim bisa jadi karena alergi protein susu sapi. Banyak bayi yang mengalami eksim sejak dini karena alergi terhadap satu atau lebih zat penyebab alergi.

3. Bayi terlambat MPASI

Faktor lain yang membuat bayi berisiko menderita eksim atopik karena orangtua terlambat mengenalkannya dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI) yang seharusnya dilakukan saat bayi usia 6 bulan.

Tak sekadar eksim atopik, bayi yang terlambat MPASI juga lebih mudah mengalami alergi terhadap makanan tertentu.

Terkait

Terkini