Jum'at, 06 Desember 2019

Viral Pernikahan Sedarah, Calon Anak Berisiko Derita 5 Penyakit Ini!

Viral pernikahan sedarah di Sulawesi Selatan, calon anak mereka mungkin akan berisiko menderita sejumlah penyakit langka.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
ilustrasi pernikahan sedarah- (Pixabay/NGDPhotoworks)
ilustrasi pernikahan sedarah- (Pixabay/NGDPhotoworks)

Himedik.com - Pernikahan sedarah kembali terjadi di Indonesia. Seorang pria inisial An asal Bulukumba, Sulawesi Selatan nekat menikahi adik kandungnya sendiri dan diketahui mempelai perempuan sudah hamil duluan.

Pernikahan sedarah An dengan adik kandungnya sendiri diketahui oleh istrinya, He yang melaporkannya ke Polres Bulukumba, Senin (1/7/2019) kemarin.

He pun menduga suami dan adik iparnya sudah melakukan perzinaan sejak 3 bulan lalu, sebelum akhirnya menikah 6 hari lalu. Bahkan adik ipar He pun diketahui telah hamil anak dari suaminya alias kakak kandungnya sendiri.

"Saya lihat video resepsi pernikahannya dengan adiknya sendiri di Kalimantan. Selain itu, ada juga surat pernyataan dari mertua saya atau ayah kandung mereka. Pernikahan itu digelar karena adiknya sudah hamil duluan oleh An," jelas He, melansir Covesia.com, jaringan Suara.com.

Kasus pernikahan sedarah ini sudah beberapa kali terjadi di Indonesia. Padahal pernikahan sedarah memberikan lebih banyak risiko untuk orang yang menjalani dan anaknya.

Anda mungkin sudah mengetahui kalau perkawinan sedarah lebih berisiko melahirkan anak dengan cacat lahir secara fisik maupun mental.

Hal itu terjadi karena anak hasil pernikahan sedarah memiliki genetik DNA yang tidak variatif karena menuruni rantai DNA ayah dan ibunya yang hampir mirip.

Selain cacat lahir, anak hasil perkawinan sedarah juga berisiko menderita sejumlah penyakit langka. Melansir dari hellosehat, kondisi ini terjadi karena anak mewarisi penyakit genetik dari kedua orang tuanya.

Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

 

1. Albinisme

Albinisme adalah suatu kondisi tubuh mengalami kekurangan melanin, zat pewarna rambut, mata dan kulit. Tidak semua orang albino merupakan hasil pernikahan sedarah.

Tetapi, pernikahan sedarah lebih berisiko besar melahirkan anak-anak dengan kondisi albino karena kedua orang tuanya mungkin sama-sama membawa gen pembuat melanin yang rusak.

2. Fumarse Deficiency (FD)

Defisiensi furmarase adalah gangguan yang memengaruhi sistem saraf otak. Kondisi cacat lahir seperti ini membuat penderitanya kejang tonik-klonik, keterbelakangan mental dan kelainan fisik.

Dalam hal ini anak hasil pernikahan sedarah lebih memiliki kemungkinan lahir dengan FD dan mungkin juga mengidap microcephaly, yakni kondisi neurologis langka.

3. Habsburg Jaw

Habsburg Jaw adalah kondisi cacat fisik bawaan dengan ciri-ciri rahang bawah menonjol keluar, penebalan ekstrem di bibir bawah dan ukuran lidah yang besar sehingga menyebabkan penderitanya ngiler berlebihan.

Cacat fisik seperti ini tentu membuat ketidaknyamanan penderitanya ketika mengunyah dan berbicara. Apalagi seseorang dengan kondisi cacat fisik seperti ini biasanya mengalami keterbelakangan mental.

4. Hemofilia

Perkawinan sedarah juga bisa memicu penyakit hemofilia. Bahkan pernikahan sedarah dianggap menjadi penyebab paling tinggi penyakit hemofilia.

Sehingga Anda patut curiga jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit ini. Hemofilia adalah kondisi yang disebabkan oleh kecacatan pada gen yang memungkinkan pembekuan darah.

5. Philadelphoi

Philadelphoi adalah julukan yang diberikan kepada orang yang menjalani pernikahan sedarah. Philadelphoi bukan suatu kondisi medis dan berbeda dengan penyakit Philadelphia Chromosome (Ph).

Akibat perkawinan sedarah, tingkat bayi lahir mati akan tergolong lebih tinggi sama seperti tingkat risiko cacat lahir dan kelainan genetik bawaan.

Terkait

Terkini