Jum'at, 13 Desember 2019

Nyaris Lumpuh Total, Dokter Temukan 3 Jarum di Leher Anak 8 Tahun Ini

Jarum-jarum itu terjebak di leher bocah ini selama 6 tahun.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Ilsutrasi anak kecil - (Unsplash/@kellysikkema)
Ilsutrasi anak kecil - (Unsplash/@kellysikkema)

Himedik.com - Anak laki-laki usia 8 tahun asal Tiongkok mengalami sakit leher yang tidak kunjung sembuh sebelum dokter menemukan ada 3 potong jarum bersarang di tenggorokannya selama 6 tahun.

Sebelumnya, keluarga tidak pernah menyadari kalau bocah laki-laki ini menderita sakit leher akibat potongan jarum yang terjebak di lehernya.

Melansir dari Asia One, keluarga cuma mengira anak ini kekurangan kalsium yang membuat mobilitasnya turun dan sering jatuh sakit.

Hanya saja seiring berjalannya waktu, anak ini mulai mengeluhkan sakit lehernya semakin parah dan sering terjadi. Bahkan ia sampai meneteskan air mata saat tidak bisa menahan rasa sakitnya.

Saat itulah keluarga baru menyadari bahwa sakit leher si anak sudah semakin parah dan memutuskan pergi ke rumah sakit.

Ilustrasi anak laki-laki (shutterstock)
Ilustrasi anak laki-laki (shutterstock)

Setelah melakukan CT scan, dokter menemukan ada tiga benda logam asing di sekitar lehernya. Dua logam bersarang di tulang belakangan, sedangkan satu sisanya terjebak di tenggorokan.

Li Tao, ahli bedah saraf Rumah Sakit Henan mengungkapkan bahwa anak 8 tahun ini bisa saja mengalami kelumpuhan total jika benda tajam itu lebih lama lagi bersarang di tenggorokannya.

Bahkan letak benda tajam yang berada di tenggorokan terlalu dekat dengan arteri. Kondisi tersebut membuat tindakan operasinya pun sangat berisiko.

Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jarum. (Sumber: Shutterstock)

Namun, akhirnya tim medis berhasil melakukan tindakan operasi selama 7 jam. Potongan jarum yang berhasil dikeluarkan dari leher bocah itu ternyata diketahui mencapai sepanjang 5 cm.

Sayangnya, pihak keluarga tak ada yang mengetahui persis awal mula potongan jarum itu dapat bersarang di leher anak ini selama 6 tahun belakangan.

Beruntungnya, operasi berhasil. Sekarang bocah 8 tahun itu tengah menjalani proses pemulihan.

Terkait

Terkini