Rabu, 13 November 2019

Jangan Ikut Campur Saat Anak Berdebat, Ini Manfaatnya bagi Kehidupan Mereka

Perdebatan yang terjadi antara anak kandung bisa memberikan manfaat untuk perkembangan mereka.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi anak bertengkar. (unsplash)
Ilustrasi anak bertengkar. (unsplash)

Himedik.com - Saat ini masih banyak orang tua yang senang ikut campur atau berusaha menghentikan anak mereka ketika berdebat. Padahal perdebatan bisa memberikan manfaat positif bagi perkembangan anak.

Ahli mempercayai membiarkan anak berdebat dengan saudara kandungnya sama seperti membantu anak belajar menangani situasi sosial dengan lebih baik.

"Dampak baik dari perdebatan itu adalah membuat mereka belajar keterampilan yang akan meningkatkan kecerdasan sosial dan emosional mereka," kata Hey Sigmund, ahli psikolog dikutip dari Mirror.co.uk.

Menurut Hey Sigmund, perkelahian antara saudara kandung termasuk bagian yang penting dalam perkembangan anak di masa kecil.

Dengan perdebatan itu, anak akan belajar caranya bernegosiasi dan tahu batasan agar tidak menganggu dunia orang lain.

Ilustrasi anak bertengkar (shutterstock)
Ilustrasi anak bertengkar (shutterstock)

 

"Jika mereka tidak bertindak terlalu jauh, biarkan hal itu dan cukup mengawasinya. Pada akhirnya mereka akan belajar berpikir jika menginginkan sesuatu maka harus memberikan sesuatu dari dirinya," ujarnya.

Selain itu, anak-anak juga akan belajar tentang empati dan kasih sayang dari adanya perdebatan. Karena, tidak semua perdebatan itu memberikan hal buruk.

Sehingga ahli menyarankan agar orang tua membiarkan dan cukup mengawasi anaknya ketika berdebat. Jika salah satu sudah berbuat salah, beri tahu secara baik-baik dan tanyakan apa yang mereka inginkan.

Anda tidak boleh terlalu campur tangan dalam pertengkaran mereka. Karena, semakin kita membantu maka anak justru terbiasa mengandalkan kita dalam mengatasi masalahnya.

Terkait

Terkini