Selasa, 17 September 2019

Tusukkan Jarum 10 Cm ke Mr P Agar Tak Ngantuk, Remaja Ini Jadi Sulit Jalan!

Remaja 13 tahun susah jalan dan buang air kecil setelah menusukkan sejumlah jarum sepanjang 10 cm ke alat kelaminnya.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)
ilustrasi Mr P - (Pixabay/derneuemann)

Himedik.com - Saat begadang orang cenderung melakukan segala cara agar tidak mengantuk. Seperti remaja 13 tahun asal China ini yang menusukkan sejumlah jarum ke Mr P-nya demi menahan ngantuk.

Ia sengaja menusukkan jarum akupuntur sepanjang 10 cm ke Mr P agar tidak mengantuk ketika begadang mengerjakan tugasnya.

Setelah 15 jam, ia mulai menyadari jalannya lebih lambat dari biasanya dan tampak kesakitan sehingga mengatakannya kepada sang ibu.

Mulanya, sang ibu sudah menyadari anaknya berjalan sangat lambat ketika diminta bergegas. Setelah itu, anaknya baru mengatakan bahwa ia telah menusukkan jarum akupuntur ke uretranya semalaman.

"Dia jalan begitu lambat, lalu akhirnya berkata padaku bahwa dia telah mencoba menahan rasa ngantuknya dengan menusukkan jarum ke uretra," kata sang ibu, dikutip dari Mirror.

Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi jarum akupuntur. (Sumber: Shutterstock)

Tanpa pikir panjang, sang ibu pun langsung membawa anaknya ke rumah sakit Anak Xi'an China dini hari.

Tim medis mengatakan anak remaja itu merasa sangat kesakitan ketika berjalan dan buang air kecil. Hal itu disebabkan oleh tusukan jarumnya yang mendekati kandung kemih.

"Dia kesakitan ketika berjalan dan buang air kecil. Jarum itu berukuran 10 cm dan sepenuhnya berada di dalam uretra hingga mendekati kandung kemihnya," ujar tim medis.

Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)
Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)

Akibat ulahnya itu, ia berisiko infeksi dan pendarahan jika terus bergerak. Hal itu karena jarum yang ditusukkan bisa merusak kandung kemih atau arteri.

Oleh karena itu, ia pun harus menjalani operasi pengambilan jarum akupunturnya yang ditusukkan ke dalam uretra. Saat ini, kondisinya belum sepenuhnya pulih.

Terkait

Terkini