Kamis, 14 November 2019

Aura Kasih Sempat Panik Anaknya Gumoh, Begini Cara Mencegahnya!

Cara mencegah bayi gumoh sehabis makan atau minum susu seperti yang dikhawatirkan oleh Aura Kasih.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Aura Kasih saat menikah. (Instagram/@aurakasih)
Aura Kasih saat menikah. (Instagram/@aurakasih)

Himedik.com - Artis cantik Aura Kasih tengah menikmati hari-harinya menjadi seorang ibu. Aura Kasih pun mulai menceritakan pengalamannya mengasuh anak pertama yang berusia 2,5 bulan dan sering gumoh.

Aura Kasih mengaku beberapa waktu lalu kerap panik saat bayinya gumoh. Ia ketakutan jika anaknya memiliki masalah kesehatan.

"Kesehatan doang paling (nanya orangtua), kemarin gumoh (anak) terus nanya-nanya emang bayi gumoh nggak apa-apa ya, blablabla. Panik aja, sih. Tapi kalau ngasuh, lebih aku sama Eryck," ujar Aura Kasih.

Seperti yang Anda ketahui, wajar jika bayi mengalami gumoh, terlebih pada 3 bulan pertama. Biasanya kebiasaan ini akan hilang ketika anak berusia 1 tahun.

Bayi gumoh ini pun dapat disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya makan atau minum ASI terlalu banyak.

Melansir dari Healthy Children, ada beberapa cara untuk mencegah bayi mengalami gumoh. Anda dapat melakukan beberapa langkah, mulai dari memperbaiki cara memberi makan bayi hingga pengawasan setelah makan.

Ilustrasi bayi gumoh ketika minum susu (shutterstock)
Ilustrasi bayi gumoh ketika minum susu (shutterstock)

1. Hindari makan berlebih

Jika bayi makan atau minum susu terlalu banyak, itu akan membuat perutnya terasa penuh. Akibatnya, mereka bakal menyemburkan kembali susunya dengan cara gumoh. Lebih baik beri makan bayi dalam ukuran kecil tetapi cukup sering.

2. Hindari permainan aktif ketika maupun setelah makan

Jangan ajak bayi melakukan permainan yang aktif saat sedang makan maupun sesudahnya. Contoh permainan aktif adalah ayunan, berlari atau aktivitas lainnya yang membutuhkan gerakan tubuh. Aktivitas seperti itu justru memicu anak gumoh.

3. Posisikan tubuhnya tegak saat makan

Beri makan bayi dalam posisi tegak hingga 30 menit setelah selesai makan. Hal itu agar makanan yang baru masuk ke dalam perutnya bisa dicerna dengan baik.

Ilustrasi bayi mengisap empeng (Pixabay/Ben_Kerckx)
Ilustrasi bayi. (Pixabay/Ben_Kerckx)

4. Biarkan bayi bersendawa

Sering sendawa selama dan setelah minum susu membantu udara tak menumpuk di dalam perut bayi. Hal itu mencegah bayi mengalami gumoh setiap habis minum susu.

5. Posisikan bayi tidur terlentang

Biarkan bayi dalam posisi terlentang tidak cuma untuk mencegah sindrom kematian mendadak bayi (SIDS) tetapi juga mencegah bayi gumoh.

Terkait

Terkini