Jum'at, 13 Desember 2019

Agar Tak Seperti Irish Bella, Begini Cara Mencegah Terjadinya Stillbirth!

Irish Bella baru saja kehilangan dua bayi kembarnya beberapa hari lalu yang meninggal dunia di dalam kandungan.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ammar Zoni dan Irish Bella (Suara.com/Yuliani)
Ammar Zoni dan Irish Bella (Suara.com/Yuliani)

Himedik.com - Kematian dua calon buah hati Ammar Zoni dan Irish Bella masih menyisakan duka. Calon bayi kembar Ammar Zoni dan Irish Bella meninggal dunia dalam kandungan pada Minggu (6/10/2019).

Diketahui Irish Bella mengalami mirror syndrome yang menyebabkan preeklamsia sehingga kondisi bayinya menurun dan meninggal di dalam kandungan.

Sebenarnya, sudah cukup banyak kasus bayi meninggal dalam kandungan seperti yang dialami Irish Bella. Dalam dunia medis, kasus bayi meninggal dalam kandungan ini disebut stillbirth.

Stillbirth adalah bayi meninggal sebelum dilahirkan yang terjadi di atas usia 24 minggu kehamilan. Melansir dari NHS, tidak semua kasus bayi meninggal dalam kandungan dapat diketahui penyebabnya.

Tetapi, khusus wanita yang menunjukkan faktor risiko dan tanda-tanda khusus akan lebih berisiko mengalami hal tersebut selama kehamilan. Karena itu, semua wanita hamil harus waspada terhadap hal ini dengan melakukan beberapa hal untuk mencegah stillbirth.

Irish Bella dan Ammar Zoni (Suara.com/Sumarni)
Irish Bella dan Ammar Zoni (Suara.com/Sumarni)

 

1. Atenatal

Pemeriksaan kehamilan atau atenatal secara rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi Anda dan calon bayi. Pemeriksaan ini juga berguna mendeteksi lebih awal jika ada masalah dalam kehamilan.

2. Konsumsi makanan bergizi

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi sangat penting selama kehamilan. Dalam hal ini, Anda juga harus memperhatikan berat badan selama masa kehamilan.

Bukan berarti diet selama hamil itu baik, Anda harus menjaga berat badan agar tidak obesitas karena meningkatkan sejumlah risiko selama kehamilan.

3. Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok, lebih baik berhenti karena kebiasaan ini meningkatkan risiko bayi lahir mati. Begitu pula jika Anda perokok pasif, sebaiknya hindari orang-orang yang merokok selama masa kehamilan.

ilustrasi bayi kembar (shutterstock)
ilustrasi bayi kembar (shutterstock)

4. Berhenti minum alkohol

Kebiasaan minum alkohol juga salah satu cara yang bisa menyebabkan bayi lahir mati dan sejumlah risiko kehamilan lainnya. Karena itu, Anda pasti disarankan menghindari minum alkohol selama kehamilan.

5. Hindari tidur telentang

Penelitian menunjukkan bahwa tidur telentang setelah 28 minggu kehamilan meningkatkan risiko bayi lahir mati lebih tinggi. Karena hal ini berkaitan dengan aliran darah dan oksigen ke bayi dalam kandungan.

6. Vaksinasi flu

Selama hamil, pastikan Anda mendapat vaksinasi flu musiman. Karena wanita hamil lebih berisiko mengalami komplikasi flu, seperti bronkitis dan penumonia.

7. Hindari interaksi langsung dengan orang sakit

Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, apalagi mereka menderita penyakit menular. Jika Anda sudah terlanjur kontak dengan orang sakit, konsultasikan kepada dokter.

Terkait

Terkini