Selasa, 12 November 2019

Terinfeksi Bakteri E. Coli di Pemandian Umum, Bocah 8 Tahun Gagal Ginjal

Dokter mendiagnosisnya dengan Shiga Toxin-producing E. coli (STEC), sebuah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Ilustrasi kolam renang umum (Pexels/Juan Salamanca)
Ilustrasi kolam renang umum (Pexels/Juan Salamanca)

Himedik.com - Sadie Cameron, gadis 8 tahun asal Fargo, North Dakota, Inggris, menderita penyakit ginjal langka setelah berenang di kolam renang umum. Menurut ibunya, insiden ini terjadi sejak Juli lalu, sepulangnya Sadie dari pemandian umum.

Gadis kecil itu mengeluh sakit perut dan mulai muntah-muntah hinga ia harus dilarikan ke rumah sakit.

Dokter mendiagnosisnya dengan Shiga Toxin-producing E. coli (STEC), yaitu sebuah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli.

Sebagian besar strain E. coli tidak berbahaya. Tetapi beberapa dapat menghasilkan toksin yang kuat, yang disebut toksin Shiga, dan dapat merusak lapisan usus halus.

Infeksi terjadi ketika seseorang bersentuhan dengan kotoran manusia atau hewan. Bisa juga terjadi saat seseorang memakan makanan atau minum air yang terkontaminasi.

Dokter menduga Sadie terinfeksi E. coli saat dia berada di kolam renang umum.

Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]
Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]

"Satu hari dapat membuat perbedaan yang besar. Seperti membuat hidup kami terbalik," kata Katie, ibu dari Sadie.

Dua hari kemudian, pada 19 Juli 2019, kondisi Sadie justru bertambah buruk dan harus dirawat di Sanford Medical Center akibat mengalami gejala diare.

Dokter mengatakan Sadie mengalami dehidrasi parah hingga ia harus diinfus.

Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menemukan kondisi sadie makin parah dan mendiagnosisnya lagi dengan Sindrom Hemolitik Uremik (SHU).

SHU adalah salah satu jenis gagal ginjal, ditandai dengan kerusakan trombosit darah dan sel darah merah yang abnormal.

Sel-sel darah yang rusak ini dapat menyumbat sistem penyaringan ginjal, yang mengakibatkan gagal ginjal, menurut Mayo Clinic.

Melansir Daily Mail, siapa saja dapat terinfeksi bakteri ini, namun umumnya terjadi pada anak kecil.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Sadie dipindahkan ke Unit Perawatan Intensif Andak di Sanford Children's Hospital di Sioux Falls, sehingga dapat memulai dianalisis.

"Itu cukup menakutkan. Ini cukup membuat trauma ketika terjadi pada anakmu sendiri," sambung Katie.

Terkait

Terkini