Kamis, 02 April 2020

Kakek dan Nenek Mungkin Pengaruhi Obesitas Anak, Ini Alasannya

Kebiasaan makan yang diturunkan kakek dan nenek bisa berpengaruh pada obesitas anak.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kakek dan cucu. (pixabay)
Ilustrasi kakek dan cucu. (pixabay)

Himedik.com - Kakek dan nenek dapat menjadi pengaruh buruk terhadap obesitas anak, demikian kata para peneliti.

Dilansir dari Medical Express, itulah hasil analisis dari 23 studi yang dilakukan di Amerika Serikat dan delapan negara lainnya oleh tim dari Brown School di Washington University di St. Louis.

Studi ini menemukan bahwa anak-anak yang dirawat oleh kakek dan nenek mereka memiliki peluang hampir 30% lebih tinggi untuk kelebihan berat badan atau obesitas.

Sementara nenek dan kakek mungkin dapat mengajarkan hal-hal baik, mereka dapat mempengaruhi berat badan cucu mereka dalam berbagai cara. Contohnya kebiasaan makan, aktivitas fisik dan persepsi tentang apa yang mewakili gaya hidup sehat.

"Gagasan 'semakin besar semakin sehat' masih relevan," kata pemimpin penulis penelitian, Ruopeng An.

Beberapa kakek-nenek mungkin mendesak cucu-cucu mereka untuk makan lebih banyak dan lebih sering, Mereka bahkan akan menawarkan permen dan makanan goreng sebagai cara untuk menunjukkan cinta, kata penelitian.

Ilustrasi kakek dan cucu. (Pixabay)
Ilustrasi kakek dan cucu. (Pixabay)

"Bahkan, dalam beberapa budaya, kakek-nenek juga lebih mungkin untuk memaafkan anak-anak dari melakukan pekerjaan rumah tangga, suatu bentuk kunci dari aktivitas fisik," tambah An.

Dia mengatakan dia terkejut bahwa studi-studi dari Amerika Serikat, Inggris, China, Jepang dan lima negara lainnya menunjukkan tren yang sama di seluruh budaya.

"Kemakmuran dan diberi makan dengan baik dihargai dan diinginkan oleh banyak kakek nenek karena mereka telah mengalami kelaparan dan kemiskinan di masa muda mereka, yang mungkin mereka sampaikan kepada cucu-cucu mereka," jelas An.

Terkait

Terkini