cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 23 September 2020

Berusia 45 Hari, Bayi Ini Menjadi Pasien Corona Covid-19 Termuda di Korea!

Otoritas kesehatan mengatakan sang bayi didiagnosis positif pada Minggu (1/3/2020), tiga hari setelah ayahnya terdeteksi.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi bayi menangis. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi bayi menangis. (Pixabay/StockSnap)

Himedik.com - Tidak hanya di Italia, kasus virus corona Covid-19 juga semakin meningkat di Korea Selatan. Hingga Senin (2/3/2020, dilansir South China Morning Post, total korban terinfeksi di sana mencapai 4.212, dengan 22 kasus kematian.

Dari total tersebut, seorang bayi berusia 45 hari dinyatakan sebagai pasien termuda di negara Ginseng tersebut. Bayi itu diduga tertular ayahnya, yang juga positif Covid-19.

Otoritas kesehatan setempat mengatakan sang bayi didiagnosis positif pada Minggu (1/3/2020), tiga hari setelah ayahnya terdeteksi.

Sang bayi, beserta ibunya, dikarantina di rumah mereka sendiri di Gyeongsan.

Di sisi lain, pemerintah Korea Selatan sebelumnya telah memperingatkan sejumlah besar kasus baru tambahan diperkirakan akan dilaporkan di Daegu, pusat penyebaran virus.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Mereka juga telah mensurvei 88 persen dari 210.000 jemaat gereja, dan sekitar 2 persen dari mereka (sekitar 4.200 orang) telah menunjukkan gejala.

Masih terkait pasien termuda yang terinfeksi virus corona baru, pada Jumat (21/2/2020) lalu ada seorang bayi berusia 17 hari asal Wuhan yang juga terinfeksi virus.

Selain terkena virus, bayi bernama Xiao Xiao ini juga mengalami kerusakan miokard ringan (cedera otot jantung) yang membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Anak-anak di Wuhan, segera setelah dilahirkan.

Xiao Xiao, pasien termuda yang sembuh dari infeksi virus corona (YouTube/CCTV2)
Xiao Xiao, pasien termuda yang sembuh dari infeksi virus corona (YouTube/CCTV2)

Beruntungnya, gejala Covid-19 yang dialaminya tidak begitu parah sehingga dokter memutuskan untuk merawat kerusakan jantungnya saja dan menunggu sistem kekebalan tubuh sang bayi melawan virus.

Beberapa hari kemudian Xiao dinyatakan pulih tanpa perawatan dan diperbolehkan untuk pulang.

"Dia sekarang bebas dari virus corona baru dan juga penyakit jantungnya. Bahkan, dia tumbuh lebih besar dan lebih gemuk saat dirawat di rumah sakit," ujar sang dokter yang merawat Xiao, dilansir World of Buzz.

Terkait

Terkini