Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 25 Mei 2020

Kabar Baik! WHO Sebut Covid-19 pada Anak Bisa Pulih Sepenuhnya

Meski sejumlah kecil di beberapa negara telah mengembangkan sindrom peradangan langka, namun WHO menegaskan bahwa kasus Covid-19 pada anak biasanya akan pulih total.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Anak-anak mengenakan masker bedah (Pexels/Janko Ferlic)
Anak-anak mengenakan masker bedah (Pexels/Janko Ferlic)

Himedik.com -  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bahwa anak-anak positif corona Covid-19 memiliki kasus ringan dan sembuh sepenuhnya.

"Saya ingin menekankan, untuk semua orangtua di luar sana, bahwa sebagian besar anak-anak dengan Covid-19 akan memiliki gejala ringan dan sembuh sepenuhnya," kata Dokter Mike Ryan, pakar darurat darurat WHO pada konferensi pers virtual pada hari Rabu (29/4/2020).

Sampai sekarang, anak-anak sebagian besar telah lolos dari beberapa komplikasi Covid-19 yang lebih serius.

Sayangnya para ahli medis Italia dan Inggris sedang menyelidiki kemungkinan hubungan antara pandemi virus corona dan kelompok penyakit radang parah pada bayi yang tiba di rumah sakit dengan demam tinggi dan arteri bengkak.

Tiga anak-anak Amerika Serikat yang terinfeksi virus sedang dirawat karena sindrom peradangan langka yang tampak mirip dengan yang telah menimbulkan kekhawatiran di Inggris, Italia dan Spanyol.

Ilustrasi anak. [shutterstock]
Ilustrasi anak. [shutterstock]

"Jaringan klinis WHO telah membahas laporan dari Inggris tentang sejumlah kecil anak-anak dengan respons peradangan," kata ahli epidemiologi WHO, Dr. Maria van Kerkhove.

"Ada beberapa deskripsi langka baru-baru ini tentang anak-anak di beberapa negara Eropa yang memiliki sindrom peradangan ini mirip dengan sindrom Kawasaki, tetapi tampaknya sangat jarang," tambahnya.

Pihak WHO telah meminta jaringan global untuk waspada tentang masalah pada anak-anak sehingga mereka dapat menangkap informasi secara sistematis.

Per Rabu (29/4/2020) lebih dari 3,11 juta orang telah dilaporkan terinfeksi oleh virus corona baru di seluruh dunia dan lebih dari 216.000 telah meninggal.

Terkait

Terkini