cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 03 Agustus 2020

Bahaya, Polusi Udara Juga Berisiko pada Tingkat Kecerdasan

Penelitian terbaru, polusi udara dapat memengaruhi tingkat kecerdasan.

Rauhanda Riyantama
cloud_download Baca offline
Polusi udara. (Reuters)
Polusi udara. (Reuters)

Himedik.com - Hidup di kota-kota besar, salah satu hal yang tak bisa dihindari adalah polusi udara. Terlebih dengan mobilitas para warganya yang mengharuskan berpindah tempat karena urusan pekerjaan. 

Menurut data dari sebuah lembaga, tercatat kasus 4,5 juta kematian per tahun yang diakibatkan polusi udara. Bahkan, penelitian terbaru menyebutkan bahwa polusi udara dapat memengaruhi tingkat kecerdasan.

Semakin besar terpapar polusi udara maka semakin besar pula skor buruk yang didapat dalam tes verbal dan tes matematika.Temuan tersebut menunjukkan adanya penurunan kapasitas kognitif otak seseorang.

Studi tentang dampak polusi udara diterbitkan di dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Science Notes. Dr Xin Zhang dari Beijing Normal University dan rekan-rekannya membandingkan nilai tes dari penelitian yang dilakukan pada sampel yang mewakili keluarga Cina yang terpapar polusi udara.

Polusi di Cina. (The Indian Express)
Polusi di Cina. (The Indian Express)

 

Dikutip dari IFLScience, mereka menemukan hubungan antara paparan polusi dan penurunan besar pada skor tes verbal serta penurunan kecil pada tes matematika.

''Pengaruh polusi udara pada tes verbal menjadi lebih besar seiring bertambahnya usia, terutama bagi pria dan yang kurang berpendidikan,'' kata penulis di dalam penelitiannya.

Misalnya untuk pria dengan pendidikan sekolah dasar, efek penurunan kemampuan verbal akan meningkat signifikan mulai umur 44 tahun.

Sementara untuk pria dengan pendidikan yang lebih tinggi, efek penurunan kemampuan verbal akan muncul setelah umur 65 tahun.

Para peneliti juga menyimpulkan penelitian ini kemungkinan relevan pada setiap lokasi yang mempunyai paparan polusi udara yang terus berlangsung.

Selain itu, penelitian ini juga relevan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan populasi lebih dari 100 ribu.

Kualitas udara untuk penelitian ini didasarkan pada pengukuran sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan partikel yang berdiameter lebih kecil dari 10 mikrometer di lokasi para peserta tinggal.

Penelitian mengenai polusi udara yang memengaruhi tingkat kecerdasan mematahkan teori bahwa skor IQ bersifat genetis.

Efek polusi udara. (Youtube/ World Economic Forum)

 

Artikel terkait pernah dimuat Hitekno.com dengan judul: Gawat, Polusi Udara Bisa Pengaruhi Tingkat Kecerdasan Kita

Terkait

Terkini