cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 12 Agustus 2020

4 Gejala Pneumonia yang Tak Boleh Diabaikan

Pneumonia dikenal juga dengan sebutan paru-paru basah.

Rendy Adrikni Sadikin | Dwi Citra Permatasari Sunoto
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pneumonia. (pixabay)
Ilustrasi pneumonia. (pixabay)

Himedik.com - Pneumonia merupakan penyakit gangguan pernapasan yang dikenal juga dengan sebutan paru-paru basah. Saat terserang penyakit ini, paru-paru mengalami infeksi yang memicu adanya inflamasi pada kantong udara paru-paru.

Kantong-kantong tersebut akan membengkak dan dipenuhi oleh cairan. Gejala pneumonia pada umumnya adalah batuk yang disertai demam dan sulit bernapas. Berikut ulasan lengkap gejalanya.

1. Batuk

Menurut Dr. Aaron Glatt, MD., orang-orang yang memiliki pneumonia yang disebabkan oleh bakteri akan sering mengalami batuk jenis apung, yaitu batuk yang suaranya lebih mengganggu, tebal, dan kotor.

Sedangkan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh virus akan menghasilkan dahak lebih sedikit atau bahkan tidak sama sekali karena sistem imun tidak berfungsi dengan baik.

2. Demam

Demam sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru basah karena adanya bakteri. Jika kamu mengalami batuk disertai demam, maka segera periksakan ke dokter.

Ilustrasi balita sakit. (pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi demam. (pixabay/Free-Photos)

 

3. Sulit bernafas

Pneumonia menyebabkan kantong udara paru-paru membengkak dan dipenuhi oleh cairan. Akibatnya penderita akan kesulitan untuk bernafas.

4. Keringat berlebihan

Ketika tubuh mencoba melawan infeksi penyakit, penderita akan mengelurakan lebih banyak keringat dari biasanya. Namun, hati-hati karena menurut Dr. Dela Cruz hal itu bisa menjadi tanda sepsis yaitu adanya bakteri di dalam darah.

Itulah 4 gejala pneumonia yang harus diperhatikan. Yuk, selalu jaga kesehatan.

Terkait

Terkini