Senin, 16 September 2019

Selain Banyak Bicara, Cedera Pita Suara Seperti Omesh Bisa karena 6 Hal Ini

Selain karena berbicara berlebihan, seseorang bisa mengalami vocal abuse seperti Ananda Omesh jika berada dalam 6 kondisi kesehatan ini.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi wanita menutup mulut - (Pixabay/Deedee86)
Ilustrasi wanita menutup mulut - (Pixabay/Deedee86)

Himedik.com - Setelah beberapa bulan berlalu, Ananda Omesh akhirnya menceritakan kondisinya ketika mengalami cedera pita suara atau vocal abuse pada akhir 2018. Ternyata penyebab vocal abuse seperti Ananda Omesh ini bisa saja karena beberapa faktor yang tak berkaitan dengan keseharian yang banyak berbicara.

Omesh mengatakan, penyebab dirinya mengalami cedera pita suara karena penggunaan suara yang berlebihan seperti selalu teriak setiap kali menjadi pembawa acara. Apalagi ia sering melakukannya hampir setiap hari atau setiap minggu.

"Suara saya itu cedera karena itu istilahnya vocal abuse mungkin maksudnya. Jadi penggunaan suara berlebih dan dilakukan bertahun-tahun," kata Ananda Omesh dilansir dari YouTube Trans TV Official Program Insert Pagi, Rabu (24/4/2019).

Omesh mengaku tidak merasakan gejala apapun pada tubuh dan suaranya sebelum mengalami cedera pita suara. Ia hanya merasakan suaranya sempat serak beberapa hari sebelum akhirnya hilang karena cedera.

"Dari akhir tahun lalu, gejalanya suara serak. Jadi nggak ada demam, radang atau sakit apapun. Terus di akhir tahun lalu lah (2018) Oktober-November, saya lagi ngehost tiba-tiba suara saya ilang. Akhirnya syuting di-cut dan cancel syuting hari itu," jelasnya.

Melansir dari mayoclinic.org, kondisi vocal abuse seperti Omesh bisa juga disebut kelumpuhan pita suara. Kelumpuhan pita suara ini tentu saja memengaruhi seseorang ketika berbicara dan bernapas.

Ananda Omesh terkena vocal abuse karena penggunaan suara yang berlebih (Instagram/@omeshomesh)
Ananda Omesh terkena vocal abuse karena penggunaan suara yang berlebih (Instagram/@omeshomesh)

 

Jika Ananda Omesh mengalami vocal abuse karena kebiasaannya berteriak ketika membawakan acara, tetapi ada pula penyebab lainnya yang bisa membuat seseorang mengalami kondisi yang sama.

Kelumpuhan pita suara tentu mengganggu impuls saraf ke kotak suara atau laring yang menyebabkan kelumpuhan otot pita suara.

Dokter memang belum mengetahui penyebab pasti seseorang mengalami cedera pita suara meski tak berprofesi sebagai host. Tetapi, beberapa hal ini bisa jadi memicu seseorang mengalami kelumpuhan pita suara, seperti:

1. Cedera pita suara selama operasi

Pembedahan di dekat leher atau dada bagian atas ketika operasi bisa saja menyebabkan kerusakan saraf yang berhubungan langsung dengan kotak suara.

Biasanya tindakan operasi yang berisiko merusak pita suara, yakni paratiroid, kerongkongan, leher, dan dada.

2. Cedera leher atau dada

Trauma pada leher atau kepala dapat merusak bagian otak yang bisa berdampak pada pita suara.

3. Stroke

Penyakit stroke membuat aliran darah ke otak penderitanya tidak lancar seperti kondisi normal. Hasilnya, bisa saja merusak bagian otak yang akhirnya berdampak pada pita suara.

4. Infeksi

Beberapa infeksi seperti Lyme, virus Epstein-Barr dan herpes dapat menyebabkan peradangan dan secara langsung bisa merusak saraf laring. Akibatnya seseorang tidak bisa berbicara karena mengalami cedera pita suara.

5. Kondisi neurologis

Seseorang yang memiliki kondisi neurologis tertentu, seperti multiple sclerosis atau penyakit parkinson mungkin saja lebih berisiko mengalami kelumpuhan atau cedera pita suara.

6. Tumor

Tumor, baik kanker atau non kanker yang tumbuh di dalam atau sekitar otot, tulang rawan dan saraf dapat memengaruhi fungsi pita suara. Akibatnya seseorang tidak bisa berbicara normal lagi seperti biasa, kecuali melakukan terapi.

Terkait

Terkini