Kamis, 23 Mei 2019

Waspada! Teknik Ciuman Ini Bisa Tularkan Gonore

Gonore sendiri dapat berkembang di rektum, tenggorokan, atau mata.

Vika Widiastuti
Wanita ini langsung berhubungan seksual setelah 2 jam melahirkan dan 3 hari berikutnya tanpa rasa ketidaknyamanan.
Wanita ini langsung berhubungan seksual setelah 2 jam melahirkan dan 3 hari berikutnya tanpa rasa ketidaknyamanan.

Himedik.com - Gonore  atau kencing nanah merupakan infeksi bakteri menular yang umumnya terjadi karena seks oral. Namun, sebuah studi baru-baru ini menemukan, gonore ternyata bisa cipicu karena ciuman. 

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sexually Transmitted Infections, 'french kissing' atau ciuman menggunakan lidah dapat menjadi pemicu infeksi gonore di kalangan lelaki gay dan biseksual.

Gonore sendiri dapat berkembang di rektum, tenggorokan, atau mata, dan mungkin menjadi semakin sulit diobati karena jenis-jenis infeksi tertentu kebal terhadap antibiotik.

Untuk mengarah pada kesimpulan ini, peneliti mengumpulkan data dari 3.091 lelaki gay dan biseksual di sebuah layanan kesehatan masyarakat di Melbourne dari 2016 hingga 2017.

Peserta diminta untuk mengisi survei yang menggambarkan praktik seksual mereka dengan pasangan sejenis dalam tiga bulan terakhir. Mereka juga diminta mengungkap dengan siapa saja mereka telah berciuman tetapi tidak melakukan hubungan seks, melakukan hubungan seks tetapi tidak berciuman, dan kapan mereka berciuman sekaligus berhubungan seks.

ilustrasi masalah seks - (Shutterstock)
ilustrasi masalah seks - (Shutterstock)

 

Hampir semua laki-laki atau sekitar 95 persen melaporkan mereka berciuman sekaligus berhubungan seks. Sementara itu hanya 70 persen responden yang mengaku hanya berciuman dan sekitar 38 persen yang mengaku hanya berhubungan seks tanpa berciuman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus gonore 46 persen lebih tinggi dialami lelaki yang hanya berciuman dalam tiga bulan terakhir dengan tiga atau empat pasangan. Hal ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa gonore dapat menyebar melalui ciuman lidah saja tanpa perlu melakukan seks oral.

Meski demikian, Profesor Eric Chow dari Melbourne Sexual Health Centre selaku peneliti utama dengan jelas menyatakan bahwa penelitian ini hanya bersifat observasional dan karenanya tidak dapat mengonfirmasi sebab akibat.

"Orang tahu bahwa gonore dapat ditularkan melalui ciuman, tetapi ciuman selalu diabaikan sebagai faktor risiko penularan gonore,” ujar Chow.

Menurutnya, menggunakan obat kumur dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi risiko gonore usai berciuman. Namun, Chow menjelaskan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan dan timnya saat ini sedang melakukan uji klinis untuk memeriksa apakah penggunaan obat kumur sehari-hari dapat mencegah gonore.

"Jika berhasil, itu bisa menjadi intervensi sederhana dan murah untuk semua orang," tambahnya seperti dilansir  Suara.com dari The Independent.

National Health Institute menyatakan bahwa gejala untuk gonore pada kaum hawa meliputi rasa sakit saat buang air kecil, keputihan yang tidak biasa, atau perdarahan di antara menstruasi. Untuk lelaki, gejalanya bisa berupa peradangan pada kulup dan keluarnya cairan yang tidak biasa dari atas Mr P.

Buat jaga-jaga, tak ada salahnya, sih, kalau mulai sekarang Anda sediakan obat kumur di kamar mandi, dan menggunakannya setiap kali habis ciuman. (Suara.com/Firsta Nodia)

Terkait

Terkini