Sabtu, 07 Desember 2019

Sudah 3 Tahun Ini, Jokowi Mengaku Selalu Konsumsi Air Kelapa Setiap Minggu

Demi kesehatan, Jokowi mengaku mengonsumsi air kelapa setiap minggunya.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Tangan Presiden Jokowi berdarah saat meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019). (Suara.com/ Umay Saleh)
Tangan Presiden Jokowi berdarah saat meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019). (Suara.com/ Umay Saleh)

Himedik.com - Joko Widodo harus bisa selalu tampil prima dan bugar di depan publik, mengingat pekerjaannya membutuhkan tenaga yang ekstra.

Itulah mengapa Jokowi selalu mengonsumsi air kelapa hijau sebanyak 3 kali dalam seminggu. Kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak 3 tahun yang lalu.

"Ini baru sekitar 3 tahun," tutur sang presiden, melansir laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Sabtu (2/2/2019).

Melansir Healthline, air kepala memang mempunyai beragam manfaat. Salah satunya adalah sifat antioksidan yang bisa mengubah radikal bebas sehingga tidak lagi menyebabkan kerusakan.

Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang diproduksi di sel Anda selama metabolisme. Produksi mereka meningkat sebagai respons terhadap stres atau cedera.

Ketika ada terlalu banyak radikal bebas, tubuh Anda memasuki keadaan stres oksidatif, yang dapat merusak sel-sel dan meningkatkan risiko penyakit.

Ilustrasi air kelapa. [Shutterstock]
Ilustrasi air kelapa. [Shutterstock]

Selain itu, air kelapa juga mempunyai manfaat untuk melawan diabetes. Sebuah penelitian menunjukkan air kepala dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan lainnya.

Air bening ini juga merupakan sumber magnesium yang baik, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 dan prediabetes.

Namun, melansir Web MD, ada beberapa orang yang harus hati-hati ketika mengonsumsi air kelapa. Termasuk orang dengan gangguan kesehatan seperti di bawah ini.

1. Cystic fibrosis

Cystic fibrosis dapat menurunkan kadar garam dalam tubuh. Beberapa orang dengan fibrosis kistik perlu minum cairan atau pil untuk meningkatkan kadar garam, terutama natrium.

Air kelapa bukanlah cairan yang baik untuk meningkatkan kadar garam pada penderita fibrosis kistik. Air kelapa mungkin mengandung terlalu sedikit natrium dan terlalu banyak kalium.
Jangan minum air kelapa sebagai cara untuk meningkatkan kadar garam jika Anda memiliki cystic fibrosis.

2. Tingginya kadar kalium dalam darah

Air kelapa mengandung kadar kalium yang tinggi. Jangan minum air kelapa jika kadar kalium dalam darah tinggi.

3. Masalah ginjal

Air kelapa mengandung kadar kalium yang tinggi. Biasanya, kalium diekskresikan dalam urine jika kadar darah terlalu tinggi. Namun, ini tidak terjadi jika ginjal tidak berfungsi secara normal.

Sehingga jika Anda mempunyai masalah ginjal lebih baik konsultasikan dengan dokter.

4. Sebelum atau setelah operasi

Air kelapa dapat mengganggu kontrol tekanan darah selama dan setelah pembedahan. Hentikan konsumsi air kelapa setidaknya dua minggu sebelum jadwal operasi.

Terkait

Terkini