Senin, 16 September 2019

Ini Langkah Kemenkes Cegah Penyebaran Penyakit Endemik Saat Mudik Lebaran

Begini langkah Kemenkes!

Vika Widiastuti
Ilustrasi mudik. (Shutterstock)
Ilustrasi mudik. (Shutterstock)

Himedik.com - Momen menjelang Lebaran banyak orang akan mudik ke kampung halaman demi bertemu dengan keluarga dan sanak saudara. Namun, kadang banyaknya lalu lalang manusia di bandara, stasiun, hingga pelabuhan membuat peningkatan penyebaran penyakit endemik.

Untuk itu, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memasang perangkat thermal scanner untuk mengantisipasi dan mendeteksi adanya pemudik yang bisa saja membawa virus penyakit.

"Di bandara dan pelabuhan kita sudah memasang thermal scanner. Di sini kami memang menaruh perhatian pada transportasi yang berasal dari daerah-daerah yang mempunyai risiko terhadap penyakit endemik, seperti malaria dari Papua, dan NTT. Jadi akan kami lakukan pemeriksaan, kalau positif akan diobati dulu,” ungkap Dirjen P2P, dr.Anung Sugihantono, M. Kes, di Surabaya, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pemantauan kesiapan posko dan pelayanan kesehatan di sepanjang jalur mudik lebaran tahun 2019 mulai dari Surabaya hingga Semarang.

Pemantauan mulai dilakukan dengan meninjau kesiapan posko dan pelayanan kesehatan yang berada di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya yang selanjutnya melakukan peninjauan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan kapal, di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu malam (26/5). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan kapal, di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu malam (26/5). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Secara simbolis Dirjen Anung turut serta memberikan bantuan logistik berupa masker, bingkisan, higiene kit dan polybag. Pemantauan dilanjutkan pemantauannya dengan melakukan peninjauan di Rest Area SPBU Tebaloan Kabupaten Gresik.

Rest Area tersebut dilengkapi dengan fasilitas pelayanan bagi pemudik seperti ruang kesehatan, ruang layanan lalu lintas, ruang istirahat bagi pemudik termasuk fasilitas hiburan. Pengelolaan rest area ini dikelola oleh Polres Gresik dengan mendapat dukungan dari berbagai sponsor terkait.

Selanjutnya dr. Anung melakukan pemantauan ke Posko Terpadu Tahun 2019 di rest area Tuban yang dikelola oleh Polres Tuban. Rest area ini tidak kalah bagus dan uniknya. Dirjen P2P berkesempatan melakukan pemantauan untuk menuliskan testimoninya bahwa Posko ini terbaik.

“Posko ini dilengkapi fasilitas informasi, layanan lalu lintas, ruang kesehatan, layanan pijat gratis, ruang bermain anak, ruang laktasi, ruang hiburan, dan sebagainya. Saat masuk pengunjung langsung disambut oleh para pahlawan Avengers. Kemungkinan pada pelaksanaan Arus Mudik Lebaran tahun depan juga akan ditambah karakter pahlawan seperti Gatot Kaca dan Brama Kumbara,” tutupnya. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Terkait

Terkini