Senin, 16 September 2019

Ketahui Aturan Makan dan Manfaat Sambal Goreng Hati untuk Kesehatan!

Ketahui aturan makan sambel goreng hati!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Ilustrasi sambal goreng hati. (Pixabay/arinaja)
Ilustrasi sambal goreng hati. (Pixabay/arinaja)

Himedik.com - Sambal goreng hati menjadi salah satu menu fovorit saat Hari Raya Idul Fitri. Namun, tak sedikit orang yang malah berusaha menghindarinya karena dianggap menyebabkan asam urat hingga meningkatkan kolesterol.

Padahal hati ayam mengandung sejumlah nutrisi penting, termasuk folat dan vitamin B-12 dan zat besi jika dikonsumsi secara benar.

Zat Besi

Menurut Linda Vorvick dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington dilansir dari livestrong.com, zat besi sangat penting untuk memproduksi hemoglobin, protein yang mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh melalui darah merah.

Jeroan ati ampela ayam. (Shutterstock)
Jeroan ati ampela ayam. (Shutterstock)

 

Vitamin

Melansir dari nothstarbison.com, hati ayam mengandung 7,41 mikrogram vitamin B12 yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari setidaknya 2,4 miligram.

Kandungan vitamin B12 dalam hati ayam ini sangat baik untuk fungsi otak, sistem saraf dan menambah persediaan darah dalam tubuh.

Selain itu, hati ayam juga mengandung vitamin A, nutrisi penting untuk menjaga kesehatan mata dan sel darah putih.

Sedangkan, asam folat yang terkandung di dalam hati ayam juga sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko cacat lahir.

Meski begitu, dilansir dari healthline.com konsumsi hati ayam dengan jumlah besar sangat tidak dianjurkan. Karena konsumsi 100 gram hati ayam, artinya kita mendapat asupan vitamin A enam kali lebih banyak dari standar harian yang seharusnya.

Padahal vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak dan disimpan dalam tubuh kita. Jika seseorang kelebihan vitamin A dapat mengalami gejala keracunan vitamin.

Gejala-gejala keracunan vitamin A seperti masalah penglihatan, nyeri tulang dan peningkatan risiko patah tulang, mual dan muntah.

Selain itu, makan terlalu banyak tembaga yang terkandung dalam hati ayam dapat menyebabkan keracunan tembaga. Kandungan ini bisa menyebabkan stres oksidatif, perubahan neurodegeneratif serta meningkatkan risiko alzheimer.

Sehingga para ahli menyarakan jangan mengonsumsi hati ayam setiap hari, cukup mengonsumsinya seminggu sekali meskipun makanan ini mengandung banyak vitamin.

Terkait

Terkini