Jum'at, 15 November 2019

Makan Sambil Berdiri Bisa Pengaruhi Rasa, Benarkah Bikin Tak Enak?

Benarkah rasa makanan akan terasa lebih baik saat Anda duduk?

Vika Widiastuti
Ilustrasi makan sambil berdiri. (Shutterstock)
Ilustrasi makan sambil berdiri. (Shutterstock)

Himedik.com - Dalam sebuah studi diungkapkan bahwa menghabiskan lebih banyak waktu untuk berdiri, bahkan ketika makan dapat memicu stres hingga menghilangkan selera.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Consumer Research menemukan postur tubuh dapat memengaruhi persepsi rasa, di mana, rasa makanan akan terasa lebih baik saat Anda duduk.

Para peneliti melihat secara khusus bagaimana indera vestibular, yang bertanggung jawab untuk keseimbangan, postur dan orientasi spasial, berinteraksi dengan sistem sensorik gustatory, yang memengaruhi rasa.

"Temuan ini menunjukkan bahwa orang tua mungkin dapat membuat makanan sehat yang rasanya kurang enak, menjadi lebih enak bagi anak-anak mereka dengan meminta mereka makan sambil duduk. Dalam hal yang sama, mungkin ini bermanfaat untuk mempertahankan postur berdiri ketika mengkonsumsi produk farmasi yang memiliki rasa tidak enak," kata ketua penulis studi Dipayan Biswas, Profesor di University of South Florida di Amerika Serikat (AS).

Tim peneliti menemukan bahwa gaya gravitasi mendorong darah ke bagian bawah tubuh, menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah kembali ke bagian atas tubuh, sehingga detak jantung bekerja lebih cepat.

Ilustrasi makan bersama keluarga (Pixabay/skeeze)
Ilustrasi makan bersama keluarga (Pixabay/skeeze)

 

Ini mengaktivasi aksis hipotalamus-hipofisis adrenal (HPA) dan menyebabkan peningkatan konsentrasi hormon stres kortisol.

Reaksi berantai ini mengurangi sensitivitas sensorik, yang memengaruhi evaluasi rasa makanan dan minuman, persepsi suhu makanan, dan volume konsumsi keseluruhan.

Ketika orang mengalami ketidaknyamanan, makanan yang biasanya terasa enak tidak tampak menyenangkan bagi selera, kata penelitian itu.

Tim peneliti mengkonfirmasi hipotesis mereka dengan meminta 350 peserta menilai tingkat kepekaan pita chip.  Mereka yang berdiri memberikan peringkat yang kurang baik dibandingkan mereka yang duduk di kursi empuk.

Mereka memperluas studi dengan menimbulkan stres tambahan dan meminta peserta untuk mencoba makanan ringan sambil membawa tas belanja. Peserta duduk dan berdiri melaporkan beban tambahan membuat rasa makanan lebih buruk. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Terkait

Terkini