Minggu, 17 November 2019

Waspada, Mengoleskan Pasta Gigi pada Luka Bakar Bisa Sebabkan Peradangan

Tangan pasien tersebut bengkak dan hampir tak bisa dikenali.

Vika Widiastuti
Ilustrasi pasta gigi - (Pixabay/PhotoMIX-Company)
Ilustrasi pasta gigi - (Pixabay/PhotoMIX-Company)

Himedik.com - Beberapa orang akan mengoleskan odol atau pasta gigi saat mengalami luka bakar. Padahal kebiasaan ini ternyata tidak baik. Seperti yang disampaikan oleh seorang dokter di Malaysia, Dr Kamarul Arriffin. 

Hal itu diunggahnya melalui akun Twitter @dr_chaku, Rabu (12/6/2019). Ia mengingatkan mengoleskan bahan-bahan tersebut ke luka bakar sebenarnya sangat buruk.

Dalam foto yang dibagikannya tampak tangan seseorang melepuh parah. Menurutnya, pasien tersebut baru saja mengalami luka bakar akibat tersiram air panas dan memutuskan mengoleskan pasta gigi.

Hal itu tersebut justru berujung mengerikan. Tangan pasien tersebut bengkak dan hampir tak bisa dikenali. "(Menggunakan bahan-bahan rumahan ini) dapat menyebabkan peradangan parah dan infeksi," tulisnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada tiga jenis luka bakar primer yang diklasifikasikan menjadi tingkat pertama, kedua, dan ketiga.

Dokter ingatkan jangan pakai pasta gigi pada luka bakar. (Twitter/@dr_chaku)
Dokter ingatkan jangan pakai pasta gigi pada luka bakar. (Twitter/@dr_chaku)

 

Luka bakar tingkat pertama, menurutnya, pasien akan mengalami rasa sakit, kemerahan, tetapi kulit tidak melepuh. Sedangkan luka bakar tingkat kedua ditandai dengan melepuh, rasa sakit, dan kemerahan. Lalu, luka bakar tingkat ketiga kulit tampak putih dan kasar, serta tidak ada rasa sakit karena ujung saraf telah rusak.

Untuk menangani luka bakar tersebut, daripada menggunakan bahan-bahan yang bisa memperparah, Dr Kamarul menyarankan beberapa cara yang perlu dilakukan. Pertama menjauhi sumber panas, tetap tenang, dan jangan panik, siram luka menggunakan air suhu ruangan untuk menghentikan lepuhan selama 15-20 menit. Ingat, jangan gunakan air es atau air dingin karena bisa memperlambat proses penyembuhan.

Jika luka melepuh, biarkan luka sembuh, jangan mengopeknya. Lindungi pula luka menggunakan perban bersih.

Meski cukup mudah, Dr Kamarul menyarankan, orang-orang yang mengalami luka bakar serius, seperti tingkat dua atau tiga untuk mengunjungi klinik terdekat.

Jika area yang terluka lebih besar dari ukuran telapak tangan, atau luka pada wajah dan alat kelamin, Anda harus segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan.

Unggahan tersebut hingga berita ini diturunkan telah dibagikan 20 ribu kali. Banyak warganet yang berterima kasih atas informasi yang diberikan.

Ada pula yang bertanya apakah bisa menggunakan gel lidah buaya. Dokter tersebut menjawab bahwa gel lidah buaya hanya baik untuk luka bakar tingkat pertama saja.

 

Terkait

Terkini