Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 13 Juli 2020

Tuba Falopinya Diangkat Tanpa Persetujuan, Wanita Ini Tak Bisa Hamil Lagi

Lindsey pun mendapat dana kompensasi sebesar Rp450 juta.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi operasi caesar. (unsplash)
Ilustrasi operasi caesar. (unsplash)

Himedik.com - Seorang wanita asal Inggris kecewa dan hancur, keinginannya untuk memiliki anak lagi pupus setelah dokter mengangkat tuba falopinya ketika menjalani operasi caesar anak kedua. 

Lindsey Clark (34) sangat hancur saat terbangun dari operasi caesar karena mengetahui dokter mengambil tuba falopinya yang membuatnya tidak bisa hamil dan memiliki banyak anak lagi.

Mulanya, Lindsey Clark menderita preeklampsia yang mengancam jiwa selama 2 kali kehamilannya karena menyebabkan tekanan darah tinggi dan pembengkakan.

Saat hamil anak keduanya ini, dokter telah memeringatkan bahwa kehamilan berikutnya akan lebih berat dan mengancam jiwanya.

Sehingga dokter menyarankan Lindsey untuk mengangkat tuba falopinya menjelang persalinan anak keduanya. Tetapi, Lindsey menolak anjuran dokter karena masih ingin memiliki banyak anak.

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

 

Sayangnya, tim dokter yang menangani persalinan kedua Lindsey tetap nekat mengambil keputusan itu tanpa persetujuannya.

Ketika Lindsey menjalani operasi caesar, dokter sekaligus mengangkat tuba falopinya. Keputusan dokter itu membuat Lindsey terkejut ketika terbangun setelah operasi caesar.

"Saya benar-benar bingung dan sangat hancur. Dokter mengambil harapan saya untuk memiliki banyak anak," kata Lindsey dikutip dari Daily Mail.

Lindsey pun mendapat dana kompensasi sebesar Rp450 jutaan karena dokter telah mengangkat tuba falopinya. Meski begitu, Lindsey tetap merasa kecewa dan bersedih karena tidak bisa memiliki anak lagi.

"Aku terus berpikir apa yang telah mereka lakukan, mereka telah mengambilnya dan itu menghancurkan hidupku," ujarnya.

Apalagi kedua anak Lindsey sering bertanya kepadanya tentang saudara kandung. Hal itu membuat Lindsey semakin bersedih karena tidak bisa mewujudkan keinginan anaknya memiliki saudara kandung lagi.

Sebenarnya Lindsey juga bisa menjalani operasi untuk mengembalikan itu semua. Namun, kemungkinan hasilnya akan sempurna dan harapannya memiliki anak lagi kembali sangat kecil.

Terkait

Terkini