Kamis, 17 Oktober 2019

Microwave Bisa Sebabkan Kanker, Benarkah atau Hanya Mitos?

Kamu masih percaya dengan anggapan microwave sebabkan kanker?

Vika Widiastuti
Ilustrasi oven microwave. (Pixabay/Structuro)
Ilustrasi oven microwave. (Pixabay/Structuro)

Himedik.com - Oven microwave tampaknya sudah menjadi barang yang wajib ada di dapur, fungsinya untuk menghangatkan dan memaskan makanan membuatnya menjadi barang yang diperlukan. 

Namun, beberapa anggapan menyebut oven microvawe bisa menyebabkan kanker. Hal ini mungkin berkaitan dengan radiasi. Paparan radiasi tersebut telah lama dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan masalah kulit.

Hal yang perlu Anda tahu bahwa, masalah-masalah kesehatan tersebut akan terjadi jika terpapar radiasi tingkat tinggi, seperti sinar X, sinar gamma, dan radiasi ultraviolet.

Dilansir dari medicaldaily, microwave hanya menghasilkan sedikit radiasi sehingga hanya bisa membuat molekul bergetar. Rendahnya energi juga tidak menyebabkan perubahan dalam struktur kimia makanan, menurut Quick and Dirty Tips.

"Oven microwave tidak membuat makanan menjadi radioaktif," menurut Cancer Council NSW.

Microwave memanaskan makanan dengan menghasilkan radiasi yang diserap oleh molekul air dalam makanan. Ini membuat molekul air bergetar dan menghasilkan panas, yang memasak makanan.

Ilustrasi perempuan sedang memanaskan makanan di microwave (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sedang memanaskan makanan di microwave (Shutterstock)

 

Bukan itu saja, selain menyebabkan kanker, beberapa orang percaya bahwa memanaskan makanan dengan microwave akan membuat nutrisinya hilang. Hal itu tidak benar.

Metode memasak makanan apa pun bisa memengaruhi nutrisi. Beberapa nutrisi, termasuk vitamin C, biasanya rusak ketika makanan terkena panas.

Microwave sebenarnya bisa mempertahankan nutrisi dalam makanan lebih banyak dibanding metode memasak lain. Sebab, makanan hanya tinggal di dalamnya dalam waktu singkat yang mengurangi waktu nutrisi terpecah.

Selain itu, pakar kesehatan juga mendorong orang untuk selalu memeriksa dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh produsen pada microwave untuk menghindari efek berbahaya.

Hingga saat ini, cedera umum yang dilaporkan berkaitan dengan microwave di Amerika Serikat adalah luka bakar akibat panas dari wadah panas, makanan yang terlalu panas, cairan yang meledak. Akan tetapi, radiasi jarang dikaitkan dengan cedera. Hal ini menurut Food and Drug Administration.

Terkait

Terkini