Sabtu, 24 Agustus 2019

Lemak Jenuh Rendah, Daging Kambing Tak Bahaya untuk Kesehatan Jantung

Tidak seperti sapi yang bisa sebabkan kolesterol, daging kambing lebih aman.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Ilustrasi olahan daging kambing. (Pixabay/sharonang)
Ilustrasi olahan daging kambing. (Pixabay/sharonang)

Himedik.com - Daging kambing memang termasuk daging merah, sama halnya dengan daging sapi. Tetapi, daging kambing dinilai memiliki sejumlah manfaat gizi lebih baik dari daging sapi.

Menurut pakar yang dilansir dari Times of India, kandungan kalori, total lemak, lemak jenuh serta kolesterol pada daging kambing rendah. Daging ini juga mengandung zat besi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan ukuran daging sapi, babi, domba, hingga ayam.

Selain kandungan di atas, ketahui fakta nutrisi dalam daging kambing.

- Sementara daging merah diketahui tinggi lemak jenuh yang meningkatkan kadar kolesterol dan menyebabkan penyakit jantung, daging kambing hanya memiliki kadar lemak jenuh sangat rendah dan tidak akan membahayakan kesehatan jantung Anda.

Ilustrasi gulai kambing (Shutterstock)

Rendahnya kadar lemak jenuh dalam daging kambing dikatakan meningkatkan kadar kolesterol darah dan meredakan peradangan.

- Daging kambing mengandung sedikit kolesterol sehingga aman dikonsumsi teratur.

- Zat besi di dalam daging kambing bagus untuk wanita karena dapat mengatasi anemia.

- Daging kambing terdiri dari vitamin B, yang dapat membantu seseorang secara efektif dalam membakar lemak.

Jadi, bagi orang yang sedang melakukan diet dapat mengonsumsi daging ini dalam porsi sedikit.

- Selain vitamin B, daging kambing juga mengandung vitamin B12 yang dapat membuat kulit sehat.

Terkait

Terkini