Kamis, 17 Oktober 2019

Waduh, Peningkatan Tekanan Darah Justru Bisa Membuat Volume Otak Mengecil

Jaga tekanan darah tinggi Anda jika tidak ingin mengalaminya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Ilustrasi otak - (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi otak - (Pixabay/PublicDomainPictures)

Himedik.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet Neurology menemukan orang dewasa yang bebas dari demensia tapi mengalami tekanan darah tinggi di usia 40 tahunan disebut mempunyai otak lebih kecil.

Bentuk ini berdasarkan keseluruhan volume otak, yakni saat mereka mencapai usia 70 tahunan.

Volume otak menjadi indikator umum dari kesehatan neurologis. Volume otak juga telah dipelajari untuk membantu memahami penyebab demensia atau bentuk lain dari penurunan kognitif di kalangan lansia.

Penelitian yang didanai oleh Alzheimer's Research Inggris dilakukan oleh peneliti dari University College London dan telah terbit Selasa (20/8/2019) lalu.

Hasil penelitian menunjukkan, peningkatan tekanan darah antara usia 36 hingga 43 tahun yang terkait dengan volume otak yang lebih kecil, menyesuaikan dengan jenis kelamin dan faktor gaya hidup. Itu termasuk merokok atau status sosial ekonomi.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi otak mengecil (Pixabay/VSRao)

Namun, risiko yang paling signifikan dari mengecilnya volume otak ditemukan saat tekanan darah meningkat antara usia 43 dan 53 tahun. Ini juga menunjukkan risiko bisa menjadi waktu yang kritis untuk kesehatan otak jangka panjang.

Semakin cepat peningkatan tekanan darah, semakin signifikan perubahan ukuran otak dan peningkatan risiko penyakit pembuluh darah.

Selain ukuran otak yang mengecil atau menyusut, peningkatan tekanan darah selama usia pertengahan juga menyebabkan hippocampus menjadi lebih kecil pada usia 70 tahunan.

Ilustrasi otak (Pixabay/ColiN00B)
Ilustrasi otak (Pixabay/ColiN00B)

Hippocampus merupakan area otak yang berhubungan dengan pembentukan memori dan pembelajaran, kata Jonathan Schott, penulis pendamping penelitian dan profesor di Institut Neurologi Universitas College London Queen Square.

"Temuan menunjukkan, tekanan darah bahkan di usia 30 tahunan dapat memiliki efek pada kesehatan otak empat dekade kemudian," jelas dia, melansir INSIDER.

Oleh karena itu, Schott menyarankan rutin memantau tekanan darah serta intervensi guna memaksimalkan kesehatan otak. Bahkan, ia menyarankan untuk melakukannya sejak usia paruh baya.

Terkait

Terkini