Selasa, 18 Februari 2020

Studi: Vegetarian Berisiko Lebih Besar Terkena Stroke

Meski risiko terkena penyakit jantung kronisnya yang rendah, vegetarian justru berisiko besar terkena stroke.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi vegetarian. (unsplash/pillepriske)
Ilustrasi vegetarian. (unsplash/pillepriske)

Himedik.com - Selama ini, menjadi vegetarian yang lebih memilih mengonsumsi produk nabati daripada hewani, dinilai lebih menyehatkan.

Memang benar, mengonsumsi sayuran sangat sehat. Namun kita juga membutuhkan nutrisi lain yang terkandung di dalam produk hewani untuk menyeimbangkan nutrisi di dalam tubuh.

Berkaitan dengan vegetarian, ada sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam British Medical Journal pada 4 September 2019.

Melansir BBC via World of Buzz, penelitian ini dilakukan pada sekitar 48.000 orang selama 18 tahun. Ini terdiri dari setengah dari peserta adalah pemakan daging, 16.000 vegetarian dan 7500 pescatarian (pemakan ikan).

Kemudian peserta ditanya tentang pola makan dan gaya hidup mereka selama bertahun-tahun.

Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)

Peneliti juga menganalisa kebiasaan mereka, seperti merokok dan minum minuman beralkohol.

Saat diperiksa, peserta tidak memunyai rawayat medis penyakit jantung koroner (PJK).

Hasil dari penelitian 48.000 orang, pada akhirnya ada 2.820 PJK dan 1.072 kasus stroke.

Untuk kelompok pescatarian ditemukan memiliki risiko PJK 13% lebih rendah, sedangkan vegetarian memiliki risiko 22% lebih rendah.

Namun, vegetarian memiliki peluang terkena stroke 20% lebih tinggi.

Pada peneliti berpikir hal ini dikarenakan kurangnya Vitamin B12, tetapi penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mencapai kesimpulan tentang ini.

Karena penelitian ini hanya penelitian observasional, ada kemungkinan risiko stroke tidak ada hubungannya dengan pola makan seseorang. Dan kemungkinan hanya ada perbedaan dalam gaya hidup, bukan karena sebab-akibat.

Jadi, bagaimana pun pola makannya, sangat penting untuk menjaga keseimbangan.

Seorang vegan juga perlu memperhatikan Vitamin B12 dan zat besi yang lebih banyak ditemukan dalam produk hewani.

Terkait

Terkini