Selasa, 17 September 2019

Ingin Punya Kehidupan Seksual yang Sehat? Hindari 4 Hal Ini di Ranjang

Salah satunya, Anda tak perlu berpura-pura.

Vika Widiastuti
Ilustrasi berhubungan seks. (PIxabay/niekverlaan)
Ilustrasi berhubungan seks. (PIxabay/niekverlaan)

Himedik.com - Semua pasangan suami istri tentu ingin memiliki kehidupan seksual yang sehat untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Untuk mewujudkannya, hindari beberapa hal berikut ini yang dapat merusak hubungan dengan pasangan, seperti yang dilansir dari INSIDER.

1. Jangan mengira Anda melakukannya semua hal dengan benar

Tidak mungkin untuk mengetahui keinginan pasangan begitu saja.

"Setiap orang memiliki preferensi pribadi," kata ahli seks Gloria Brame, PhD.

Menurutnya, komunikasi adalah hal yang penting untuk segala aspek hubungan.

Dengan berusaha memahami apa yang disukai pasangan, Anda akan membangun hubungan fisik dan emosional yang memuaskan.

2. Jangan berpura-pura

Pilihlah kejujuran daripada pujian.

"Biarkan perbedaan memicu percakapan tentang apa yang berhasil (dalam hubungan intim) dan apa yang tidak," saran psikoterapis dan penasihat seksualitas Ian Kerner, PhD, dan penulis "She Comes First".

Misalnya, ketika pasangan berpura-pura orgasme demi pasangan yang lainnya. Bicarakan hal ini, bukannya merasa malu.

"Jika Anda benar-benar berpikir mereka berpura-pura, jelaskan bahwa Anda tidak mengharapkan mereka juga mengalami orgasme setiap saat dan itu tidak masalah," kata pakar seks dan hubungan Tracey Cox.

Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]

3. Jangan terpaku pada orgasme

Hanya berfokus pada orgasme sebagai tujuan hubungan intim dapat mengurangi pengalaman keseluruhan, terutama dengan pasangan baru.

"Banyak wanita yang melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya belum mengalami orgasme. Itu tidak berarti ada yang salah," tutur Kerner.

Menurutnya, berfokus pada orgasme dan selalu menanyakannya akan berdampak pada psikologis pasangan.

4. Jangan membawa stres pekerjaan ke ranjang

Penelitian menunjukkan, orang, terutama wanita, harus mampu 'mematikan otak' untuk merasakan gairah.

"Gairah cenderung lebih kuat daripada kecemasan," jelas Kerner.

Bagi wanita, berfantasi bisa menjadi cara yang bermanfaat untuk melepaskan diri dari apa yang terjadi hari itu dan menyesuaikan waktunya dengan pasangan.

Terkait

Terkini