Minggu, 20 Oktober 2019

7 Langkah Cegah Dampak Kesehatan dari Kabut Asap, Lakukan Sekarang!

Bencana kabut asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan semakin memberikan dampak besar bagi kesehatan.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Gunakan masker dengan benar. (suara.com/Ismail)
Gunakan masker dengan benar. (suara.com/Ismail)

Himedik.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan semakin tebal. Bencana kabut asap ini pun kian berdampak besar bagi kesehatan masyarakat setempat.

Berdasarkan Data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, ada lebih dari 100.000 orang yang mengalami infeksi pernapasan akut (ISPA) karena asap karhulta.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengimbau masyarakat di wilayah terdampak Karhutla untuk memanfaatkan pos kesehatan jika terasa sesak.

Perlu Anda ketahui, paparan asap bisa menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan jangka pendek karena kandungan ozonnya. Hal itu termasuk batuk dan iritasi tenggorokan, memburuknya gejala asma hingga kesulitan bernapas dan kerusakan paru-paru.

Pada dasarnya, kabut asap memengaruhi setiap orang secara berbeda-beda. Namun, beberapa orang lebih rentan terhadap efek sampingnya, seperti anak-anak, manula dan penderita asma.

Ilustrasi kabut asap (Pixabay/lucindafaye)
Ilustrasi kabut asap (Pixabay/lucindafaye)

Melansir dari America Lung Association, ada beberapa hal yang mesti dilakukan saat Anda berada di tempat terdampak kabut asap untuk mencegah maupun mengurangi dampak kesehatannya, antara lain:

1. Ikuti perkembangan informasi mengenai kondisi udara setiap hari. Kalau kondisi udara di daerah tertentu sangat buruk, sebisa mungkin menghindarinya.

2. Jika Anda berada di daerah dengan kondisi udara buruk, sebisa mungkin jangan melakukan aktivitas di luar rumah dan tutup rapat jendela.

3. Hindari olahraga di luar ruangan atau rumah, terlebih kalau paparan ozonnya mencapai tingkat tertinggi.

Masker N95 [shutterstock]
Masker N95 [shutterstock]

4. Gunakan lebih sedikit energi di rumah Anda yang menyebabkan polusi udara.

5. Kurangi penggunaan kendaraan seperti motor, bus, mobil dan semacamnya yang dapat meningkatkan polusi udara.

6. Jika Anda mempunyai masalah pernapasan dan harus keluar rumah, pastikan Anda melalui rute yang lancar untuk menghindari kemacetan dan terjebak di tengah kabut asap.

7. Jangan lupa, selalu sedia inhaler kalau Anda penderita asma.

Terkait

Terkini