Rabu, 26 Februari 2020

Selain Baik untuk Otak, Ini 4 Manfaat Lain Lada Hitam!

Ini 5 manfaat lada hitam untuk kesehatan yang perlu kamu tahu!

Vika Widiastuti
cloud_download Baca offline
Lada hitam. (Unsplash/@Sonja Punz)
Lada hitam. (Unsplash/@Sonja Punz)

Himedik.com - Selama ini kita tahu, lada hitam digunakan sebagai bumbu masakan yang membuat makanan lebih nikmat. Namun di samping itu, ternyata lada hitam juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Lada hitam dipercaya bisa meningkatkan konsentrasi. Selain itu, rempah ini juga kaya antioksidan yang membantu melawan radikal bebas.

Lebih jelasnya berikut beberapa manfaat lada hitam untuk kesehatan yang dilansir dari thehealthsite.

1. Menangkal radikal bebas

Piperine yang terdapat dalam lada hitam memiliki sifat antioksidan yang membantu mengurangi radikal sehingga mencegah kerusakan sel dalam tubuh.

2. Menjaga kolesterol

Selain melawan radikal bebas, lada hitam juga membantu menurunkan kadar kolesterol. Lada hitam bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan suplemen makanan yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Ilustrasi lada hitam. (Pixabay/cegoh)
Ilustrasi olahan dengan lada hitam. (Pixabay/cegoh)

 

3. Mengatasi peradangan

Peradangan bisa menyebabkan penyakit serius seperti radang sendi, kanker, dan penyakit jantung. Senyawa dalam lada hitam yang bernama piperine juga bermanfaat untuk melawan peradangan.

Lada hitam dipercaya bisa mengatasi nyeri sendi dan pembengkakan pada pasian dengan artritis. Beberapa penelian mengungkapan rempah-rempah ini juga membantu meredakan alergi yang menyebabkan masalah pernapasan.

Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)
Ilustrasi alergi pada anak. (Shutterstock)

 

4. Bagus untuk kesehatan usus

Lada hitam meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus yang baik untuk kekebalan tubuh dan memerangi pernyakit kronis.

5. Menjaga kesehatan otak

Piperine diyakini juga meningkatkan fungsi otak. Dalam beberapa kasus tampak senyawa ini bermanfaat bagi pasien alzheimer dan parkinson. Piperine dipercaya mengurangi jumlah akumulasi protein yang terkait dengan penyakit alzheimer.

Terkait

Terkini