Selasa, 25 Februari 2020

Konsumsi Mie Instan Selama Seminggu, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh!

Wanita ini mencoba menguji diri sendiri dengan mengonsumsi mi instan selama seminggu.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Mi instan. (Pixabay/digitalphotolinds)
Mi instan. (Pixabay/digitalphotolinds)

Himedik.com - Meski banyak imbauan soal bahayanya dan harus membatasi mengonsumsi mi instan, segelintir orang masih mengabaikannya. 

Alasan mereka mengonsumsi mi instan pun beraneka ragam. Seperti aromanya yang menggoda, tidak suka makan nasi hingga kurang paham dampak kesehatannya.

Seperti wanita yang dilansir dari The Healthy ini, ia mencoba menguji diri sendiri dengan mengonsumsi mi instan selama seminggu.

Selama sedikitnya 5 hari, ia ingin mengetahui reaksi tubuhnya setelah mengonsumsi mi instan. Terutama, ia ingin membuktikan kebenaran makan mi instan terlalu sering bisa menyebabkan kekurangan nutrisi.

1. Hari pertama

Pada hari pertama, ia masih belum merasakan efek apapun setelah makan mi instan seharian penuh. Ia hanya merasa lebih mudah lapar lalu memakannya lagi. Ia juga menambahkan potongan sayur ke dalam mi instan dan sempat mengukur berat badannya.

Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)
Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)

2. Hari kedua

Pada hari kedua, ia sudah mulai merasa bangun tidur dengan kondisi lesu dan lelah yang masih bisa terkendalikan. Ia pun kembali mengawali harinya dengan mengonsumsi mi instan.

Bahkan, ia juga mengonsumsi mi instan jenis lainnya pada siang dan malam hari. Setelah malam hari, ia mulai merasa tubuhnya lesu ketika berjalan ke kamar tidurnya.

3. Hari ketiga

Pada hari ketiga, ia terbangun dengan indera pengecapan yang terasa asin akibat kebanyakan natrium. Tubuhnya juga terasa lebih lesu dan lamban ketika bangun tidur.

Saat itu ia sempat ingin mengonsumsi salad sayur segar. Tetapi, ia tetap melanjutkan ujiannya mengonsumsi mi instan selama seminggu. Akhirnya, ia mengonsumsi mis instan pagi, siang, dan malam hari.

Hari itu, ia melakukan aktivitas seperti biasa tetapi mulai merasakan mual. Namun, ia juga masih tetap nekat menjalankan ujiannya konsumsi makan mi instan.

Mie, salah satu makanan yang banyak disukai orang Indonesia. (Shutterstock)
Mie, salah satu makanan yang banyak disukai orang Indonesia. (Shutterstock)

4. Hari keempat

Pada hari keempat makan mi instan, ia mulai merasa kondisi tubuhnya sudah menurun. Ia merasa mual, tubuhnya sakit, pilek dan kehilangan nafsu makan.

Ia pun tetap melanjutkan misinya makan mi instan selama seminggu. Tetapi, kali ini ia memperbanyak asupan air minum hariannya. Karena, kebanyakan asupan natrium telah membuat bibirnya kering.

5. Hari kelima

Pada hari terakhir, ia sudah mulai kesulitan untuk mengonsumi mi instan karena kondisi tubuhnya yang tak sehat. Tetapi, ia tetap berusaha mengonsumsi mi instan untuk memenuhi tantangannya sendiri.

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa efek makan mi instan setiap hari tidak hanya pada kesehatan fisik. Ia juga lebih murung, mudah emosi, mudah tersinggung, rewel dan suasana hati yang naik turun.

Bahkan, ia juga merasa seperti akan jatuh pingsan ketika mengonsumi mi instan lagi di hari kelima. Apalagi tantangannya mengonsumsi mi instan ini telah membakar berat badannya hampir 2 kilogram dalam 5 hari.

Terkait

Terkini