Kamis, 27 Februari 2020

Jus Anggur Bisa Cegah dan Atasi Flu Perut? Ketahui Dulu Faktanya

Salah satu ramuan yang selama ini diyakini dapat meredakan infeksi ini adalah mengonsumsi jus anggur.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi sakit perut karena menahan kentut. (shutterstock)
Ilustrasi sakit perut karena menahan kentut. (shutterstock)

Himedik.com - Flu perut atau gastroenteritis, umumnya disebut dengan gastro, disebabkan oleh infeksi bakteri norovirus yang menyebabkan peradangan pada usus.

Gejalanya dimulai dengan tubuh menggigil, demam, dan mual yang akan berubah menjadi muntah, diare, dan sakit parah.

Salah satu ramuan yang selama ini diyakini dapat meredakan infeksi ini adalah mengonsumsi jus anggur.

Sebab, jus anggur dinilai dapat mengubah kadar pH di perut dan mencegah norovirus berkembang biak. Jus anggur juga diketahui sebagai antivirus dan antioksidan sehingga bisa melawan atau membunuh virus.

Tetapi, melansir Mens Health, para ahli justru mengatakan belum ada bukti tentang pengobatan ini.

Berdasarkan keterangan Kellogg J. Schwab, profesor di Johns Hopkins University Bloomberg School of Public Health, tidak ada bukti konklusif bahwa jus anggur dapat mencegah atau melawan norovirus.

Ilustrasi jus anggur (Pixabay)
Ilustrasi jus anggur (Pixabay)

"Keseimbangan pH di perut berubah setiap saat, tergantung pada apa yang Anda makan atau minum atau waktu dalam hari itu. Ketika Anda minum sesuatu yang bersifat asam, itu mungkin menurunkan pH di perut, tetapi itu hanya sementara," ungkap Amber Tully, MD, seorang dokter keluarga di Cleveland Clinic.

Ia menambahkan, sebenarnya norovirus juga berkembang biak di usus yang secara alami memiliki pH lebih netral.

Perlu juga disebutkan bahwa tidak semua orang rentan terhadap 150 jenis norovirus.

"Itu berarti mungkin ada alasan lain (selain minum jus anggur) saat Anda tidak terkena infeksi tetapi semua orang di sekitar Anda terinfeksi," kata Dr. Schwab.

Jadi, untuk mencegahnya, para pakar telah merekomendasikan hal lain.

Ilustrasi cuci tangan. (Shutterstock)
Ilustrasi cuci tangan. (Shutterstock)

Dr. Schwab mengatakan, norovirus menyebar ketika Anda melakukan kontak langsung dengan seseorang yang sakit, makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh virus, atau menyentuh permukaan dengan virus di atasnya.

"Itulah sebabnya mencuci tangan adalah satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk melindungi kesehatan Anda dan kesehatan orang-orang di sekitarnya," tambahnya.

Mencuci tangan dengan sabun tidak akan membunuh virus, tetapi setidaknya akan menghilangkannya dari tangan Anda.

Alih-alih mengonsumsi jus anggur, pakar merekomendasikan untuk mengonsumsi teh, jahe atau kaldu. Jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan konsumsi cukup air.

 

Terkait

Terkini