Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 13 Juli 2020

Setelah Dua Dekade, Ilmuwan Temukan Subtipe HIV Baru

Penyakit HIV terus berevolusi.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi HIV - (Shutterstock)
Ilustrasi HIV - (Shutterstock)

Himedik.com - Peneliti temukan strain Human Immunodeficiency Virus (HIV) baru. Menurut laporan yang diterbitkan dalam Journal of Acquired Immune Deficiency Syndromes, ini adalah penemuan pertama dalam 20 tahun.

Berdasarkan WebMD, ada dua jenis HIV, yaitu HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 adalah jenis yang paling umum dan berdampak pada orang di seluruh dunia.

Menurut peneliti dari Albbott Laboratories dan University of Missouri, Kansas City, melansir Mens Health, strain baru ini termasuk dalam HIV-1 Grup M subtipe L.

Peneliti mengatakan virus terus berubah. Itulah sebabnya penting untuk mengidentifikasi jenis tertentu.

Beberapa strain HIV berkembang biak dengan cepat dan ditularkan dengan lebih mudah daripada yang lain. Selain itu, mengetahui dengan tepat jenis virus penting dalam memastikan tes mendeteksi penyakit secara akurat.

Iustrasi virus yang menyebabkan flu. [shutterstock]
Iustrasi HIV. [shutterstock]

"Ini bisa menjadi tantangan nyata untuk tes diagnostik," kata Mary Rodgers, rekan penulis penelitian dan ilmuwan utama di perusahaan perawatan kesehatan Abbott.

Perawatan HIV saat ini efektif untuk jenis baru ini. Artinya, kemungkinan tidak akan menjadi krisis kesehatan masyarakat.

"Penemuan ini mengingatkan, untuk mengakhiri pandemi HIV, kita harus terus memikirkan virus yang terus berubah ini dan menggunakan kemajuan teknologi terbaru dan sumber daya untuk memantau evolusinya," ujar rekan penulis penelitian, Dr. Carole McArthur dari Universitas Missouri, Kansas City.

Terkait

Terkini