Selasa, 18 Februari 2020

Tren 2020, Makanan Sehat Ini Diprediksi akan Diminati Banyak Orang!

Orang-orang sudah mulai sadar akan pola makan yang menyehatkan.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Sayuran/unsplash
Sayuran/unsplash

Himedik.com - Uber Eats, salah satu layanan pengiriman makanan terkemuka di dunia, baru saja merilis ulasannya tentang tren makanan dan perjalanan paling populer 2019.  Perusahaan ini juga mendaftar prediksi makanan sehat yang akan tren pada 2020.

Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa orang semakin beralih ke pilihan makanan nabati yang lebih sehat.

Dalam pencarian populer di Uber Eats pun orang-orang lebih memilih sayuran umum seperti kubis brussel hingga kangkung. Selain itu, ada juga makanan yang disebut sebagai instagramable, termasuk belimbing dan cumi yang masih mengandung tinta.

"Selama setahun terakhir, kami melihat betapa pentingnya bagi orang-orang untuk merasa senang dengan apa yang mereka makan dan mereka pesan, mendorong peningkatan lebih besar dalam makanan yang sadar kesehatan," tutur Jeanette Mellinger, kepala peneliti di Uber Eats.

Nah, berdasarkan penelitiannya, berikut beberapa makanan yang dirasa akan menjadi tren pada 2020 mendatang melansir Bussiness Insider.

(Shutterstock)
Ilustrasi makanan sehat (Shutterstock)

1. Belimbing

Dalam budaya makanan yang dipicu oleh Instagram, makanan yang menyenangkan secara estetika dapat dengan cepat meningkat popularitasnya. Buah belimbing tidak hanya menghasilkan gambar media sosial yang menarik, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat.

Berdasarkan Healthline, belimbing termasuk rendah kalori, sumber serat dan vitamin C yang baik. Serta telah terbukti mengurangi risiko hati berlemak dan kolesterol pada hewan percobaan.

2. Hidangan yang mengandung tinta cumi

Sejumlah makanan berbeda yang melibatkan tinta cumi-cumi belakangan beredar di pasaran, termasuk roti burger dan pasta tinta cumi-cumi.

Tinta ini dikatakan menambah sedikit rasa asin pada masakan dan dapat mengurangi tekanan darah atau memiliki manfaat positif lainnya. Namun, penelitian belum manfaat kesehatan ini tidak cukup substansial.

3. Menambahkan bubuk kolagen ke smoothie, kopi dan teh

Tahun ini, pencarian Google untuk kolagen mencapai titik tertinggi sepanjang masa, dengan pasar suplemen kecantikan tumbuh secara eksponensial di AS.

Tahun ini, AS melihat peningkatan 61% dalam penjualan suplemen kecantikan, di mana kolagen akan diklasifikasikan.

Tren bubuk kolagen ini dipercaya dapat mempromosikan kulit sehat dan bercahaya.

4. Jamur reishi

Jamur Reishi telah lama menjadi bahan pokok dalam pengobatan Timur. Jamur ini dapat dimakan utuh atau dibuat menjadi teh, menarik konsumen dengan potensi manfaat menjaga sistem kekebalan tubuh mereka.

Ilustrasi jamur shiitake. (Shutterstock)
Ilustrasi jamur (Shutterstock)

5. Makanan keto

Diet ketogenik atau keto telah mengalami peningkatan popularitas selama beberapa tahun terakhir. Karena semakin banyak orang beralih ke cara makan rendah karbohidrat, makanan diet keto juga semakin populer.

Menurut Mordor Intelligence, pasar makanan diet ketogenik global diproyeksikan akan tumbuh sebesar 5,3% antara tahun 2019 dan 2024.

Terkait

Terkini