Rabu, 26 Februari 2020

Prediksi Tren Olahraga 2020, dari Kickboxing hingga HILIT

Tren olahraga seperti apa yang Anda harapkan di 2020?

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
<p><a href=Ilustrasi olahraga (Pixabay/UptownFitness)

">

Himedik.com - Banyak tren olahraga telah datang dan pergi, namun tentu yang paling efektiflah yang bertahan menjadi gaya hidup. Bertepatan dengan pergantian tahun, tak ada salahnya membuat resolusi untuk mulai membiasakan diri berolahraga lebih rajin lagi.

Dirangkum dari Prevention, berikut adalah prediksi tren olahraga yang dapat Anda terapkan di 2020.

1. Kickboxing
Tinju dan kickboxing akan meningkat popularitasnya. Alasan utamanya, sebab kardio mungkin sudah dirasa membosankan. Terlebih, kickboxing dapat membakar 500 hingga 800 kalori per jam. Tergantung pada tinggi dan berat badan.

2. Meditasi
Meditasi memiliki banyak manfaat kesehatan. Misalnya, 15 menit pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT) diikuti dengan 15 menit meditasi dapat mengubah hidup dengan sangat cepat. Dengan menyisihkan sedikit waktu setiap hari untuk meditasi, tahun 2020 dapat menjadi tahun yang penuh kedamaian, keseimbangan batin, pemahaman dan sukacita.

Ilustrasi: meditasi, yoga. (Shutterstock)
Ilustrasi: meditasi, yoga. (Shutterstock)

3. HILIT
Sementara pelatihan HIIT masih populer, pelatihan intensitas tinggi, berdampak rendah (HILIT) menjadi tren baru di 2020. HILIT menggabungkan manfaat HIIT, tetapi dalam lingkungan berdampak rendah yang menghilangkan stres pada sendi.

Tren ini sangat menarik bagi pelari, CrossFitters, dan atlet lain yang menderita keausan pada persendian mereka setelah bertahun-tahun melakukan latihan berdampak tinggi.

Prediksi Tren Olahraga 2020, dari Kickboxing hingga HILIT - 2

4. Cardio-rhythm classes
Alih-alih hanya berkeringat di atas treadmill, membakar kalori jauh lebih menyenangkan ketika Anda menggerakkan tubuh mengikuti musik. Pada tahun 2020, tidak hanya peningkatan dalam kelas kebugaran dansa kardio yang sudah populer, tetapi gerakan berirama dan latihan berbasis ketukan juga akan diterapkan dalam yoga, HIIT dan seterusnya.

5. Latihan kekuatan
Wanita akan bergeser dari bekerja keras dalam kardio dan beralih ke latihan kekuatan. Bagian terbaiknya adalah segala usia wanita bisa mendapat manfaat, karena latihan kekuatan membantu dengan pengendalian berat badan, membangun otot, mengencangkan tubuh dan membuat Anda merasa lebih baik secara fisik serta mental.

Terkait

Terkini