Selasa, 18 Februari 2020

Deadline di Kantor Ternyata Mendorong Pekerja untuk Konsumsi Banyak Kalori

Tekanan pekerjaan mendorong pekerjanya ingin makan makanan berkalori untuk 'menutupi' sumber energi yang seolah hilang.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi ngemil saat bekerja (Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi ngemil saat bekerja (Pixabay/rawpixel)

Himedik.com - Ketika sedang berada di tempat kerja, seringkah Anda memiliki keinginan untuk membeli camilan berkalori tinggi seperti keripik, pizza, atau donat? Jika iya, Anda tidak sendiri. Ternyata ada penjelasan di balik kondisi ini.

Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang berada di bawah tekanan, seperti deadline pekerjaan, cenderung menginginkan makanan yang mengandung kalori.

Psikolog di balik penelitian ini pun mengatakan, saat orang-orang sadar waktu hampir habis, mereka akan merasakan kehilangan sumber energi. Ini mendorong mereka untuk makan sebagai kompensasinya.

Studi ini dilakukan oleh Indian Institute of Management, Udaipur, dan telah diterbitkan di Journal of Consumer Psychology.

Melansir Daily Mail, jumlah dasar kalori yang dibutuhkan orang dewasa per harinya adalah 2000 kkal (wanita) dan 2500 kkal (pia).

Ilustrasi ngemil popcorn. (Shutterstock)
Ilustrasi ngemil di kantor (Shutterstock)

Ini didasarkan pada jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar, serta untuk berjalan dan bekerja sepanjang hari.

Orang yang banyak berolahraga butuh lebih banyak kalori. Ini sama halnya dengan anak-anak dan remaja yang lebih banyak membakar energi.

Makanan yang diproses dan memiliki kadar karbohidrat, gula dan garam yang tinggi punya jumlah kalori lebih banyak daripada buah dan sayuran segar.

Kegemukan akan terjadi ketika kalori yang kita konsumsi lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Sebaliknya, apabila kalori yang dikonsumsi sedikit, berat badan akan turun.

Terkait

Terkini