Selasa, 18 Februari 2020

Sering Buang Air Kecil? Mungkin Ini Sebabnya

Seberapa banyak Anda kencing tergantung pada banyak faktor.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Keseringan buang air kecil bisa jadi tanda penyakit (Suara.com/Shutterstock)
Keseringan buang air kecil bisa jadi tanda penyakit (Suara.com/Shutterstock)

Himedik.com - Sering bolak-balik ke toilet untung buang air kecil tentu membuat risih. Di sisi lain, seberapa sering buang air kecil atau kencing sebenarnya adalah tanda yang sangat penting bagi kesehatan secara keseluruhan.

Dilansir dari Healthline, orang yang sehat dapat buang air kecil sebanyak empat hingga sepuluh kali dalam sehari. Jumlah rata-rata, bagaimanapun, biasanya antara enam dan tujuh kali dalam periode 24 jam.

Meski demikian, seberapa banyak Anda kencing tergantung pada banyak faktor, antara lain:

Beberapa kondisi medis pun dapat memengaruhi seberapa sering Anda buang air kecil, seperti inkontinensia atau retensi urine maupun masalah prostat untuk pria. Kondisi lain yang dapat menyebabkan buang air kecil berlebihan termasuk:

1. Diabetes

Jika Anda menderita diabetes atau diabetes yang tidak terdiagnosis, tambahan gula dalam aliran darah menyebabkan cairan bergeser sehingga Anda lebih sering buang air kecil.

Sering Buang Air Kecil? Mungkin Ini Sebabnya - 1

2. Hipo atau hiperkalsemia

Jika kadar kalsium dalam tubuh Anda tidak seimbang, apakah terlalu tinggi atau terlalu rendah, ini dapat mengganggu aliran urine dalam tubuh Anda.

3. Anemia sel sabit

Kondisi ini dapat mempengaruhi fungsi ginjal dan konsentrasi urin. Hal ini dapat menyebabkan orang dengan anemia sel sabit berkemih lebih sering.

4. Infeksi saluran kemih (ISK)

Baik pria maupun wanita dapat mengembangkan kondisi medis ini. ISK dapat membuat Anda merasakan kebutuhan mendesak untuk buang air kecil. Biasanya disertai sensasi terbakar saat buang air kecil.

Sering Buang Air Kecil? Mungkin Ini Sebabnya - 2

5. Hamil

Selama kehamilan, seorang wanita lebih sering berkemih karena perubahan cairan bersamaan dengan tekanan kandung kemih dari janin yang sedang tumbuh. Setelah lahir, seorang wanita akan mengalami peningkatan produksi urine hingga delapan minggu.

Jika Anda merasa terlalu sering kencing setiap hari dan dibuat khawatir, ada baiknya untuk menemui dokter. Terlebih jika disertai gejala berikut:

Terkait

Terkini