Kamis, 02 April 2020

Fibromyalgia Sulit Didiagnosis, Lakukan 4 Tes Mandiri Ini

Fibromyalgia adalah kondisi medis yang menyebabkan rasa sakit di sekujur tubuh dan sulit terdeteksi.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi sakit pinggang atau pinggul. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit pinggang atau pinggul. (Shutterstock)

Himedik.com - Fibromyalgia merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit parah dan meluas di tubuh dalam jangka panjang. Gejala umum dari penyakit ini termasuk kelelahan dan sulit tidur. Sayangnya kebanyakan orang dengan fibromyalgia ini tidak menyadari kondisi kesehatannya.

Karena, kondisi ini termasuk penyakit yang sulit didiagnosis dan dokter tidak bisa mengidentifikasinya menggunakan tes standar.

Selain itu, hasil rontgen dan gejala fibromyalgia juga sering menyerupai kondisi medis lainnya. Sehingga tenaga medis maupun penderita sulit menyadari penyakit ini.

Menurut situs NHS, gejala fibromyalgia termasuk rasa sakit meluas di tubuh, peningkatan sensitivitas terhadap rasa sakit, kelelahan ekstrem, kekakuan otot, sulit tidur, kesulitan konsentrasi, sakit kepala hingga sindrom iritasi usus besar.

Jika Anda sering mengalami gejala-gejala tersebut dalam jangka waktu panjang, mungkin saja Anda menderita fibromyalgia. Jika tidak yakin, Anda bisa membicarakannya kepada profesional medis untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Menurut seorang dokter di Amerika, ada 4 langkah tes medis untuk mendeteksi kondisi ini seperti yang dilansir oleh mirror.co.uk, antara lain:

Ilustrais sakit kepala karena fibromyalgia (shutterstock)
Ilustrais sakit kepala karena fibromyalgia (shutterstock)

1. Langkah pertama: menghitung seberapa luas rasa sakit di tubuh.

Tes pertama ini menampilkan dua gambar tubuh manusia, yakni bagian depan dan belakang. Setiap gambar terdapat kotak-kotak untuk mencentang bagian tubuh mana saja yang terasa sakit selama satu hingga tiga bulan terakhir.

2. Langkah kedua: mencatat gejala lain di luar rasa sakit pada tubuh

Anda perlu mencatat gejala lainnya seperti mulas atau sakit kepala pada kertas hasil tes medis. Perhatikan pula berapa kali Anda sudah memeriksakan rasa sakit di tubuh selama beberapa bulan terakhir.

3. Langkah ketiga: hitung total rasa skait dan gejala yang dialami

Setelah mendata semua rasa sakit di tubuh dan gejala, Anda perlu menjumlah keseluruhannya.

4. Langkah keempat: perhatikan skor perolehan pemeriksaan medis.

Jika skor pemeriksaan medis Anda menunjukkan ada 7 atau lebih rasa sakit di tubuh beserta gejalanya. Anda perlu mendiskusikan hasilnya dengan dokter karena ada kemungkinan fibromyalgia.

Sebenarnya tes medis ini tidak bisa menentukan Anda menderita fibromyalgia secara jelas. Tetapi, setidaknya tes medis ini bisa membantu mendeteksi fibromyalgia lebih awal.

Terkait

Terkini