Selasa, 31 Maret 2020

Kiat Pencegahan Covid-19 bagi Pasien dengan Penyakit Kronis dan Lansia

Selain rajin mencuci tangan, mengenakan masker wajah adalah salah satu langkah tambahan yang dapat mereka ambil.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Lansia. (pixabay/stevepb)
Lansia. (pixabay/stevepb)

Himedik.com - Menurut beberapa lembaga dan pakar kesehatan, orang dengan penyakit kronis dan lansia dianggap paling berisiko terkena virus corona baru atau penyakit Covid-19.

Oleh sebab itu, selain rajin mencuci tangan dan menerapkan etika batuk, ada beberapa hal lain yang dapat mereka lakukan untuk meminimalkan risiko.

Menurut Dr. Jake Deutsch, salah satu pendiri dan direktur klinis Speciality Infusion dan Cure Urgent Care, mengenakan masker wajah adalah salah satu langkah tambahan yang dapat mereka ambil.

"Meskipun Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) tidak merekomendasikan populasi umum menggunakan masker wajah, bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, ada alasan untuk lebih berhati-hati jadi saya merekomendasikan untuk menggunakannya," kata Deutsch kepada Fox News.

"Pasien dengan penurunan sistem kekebalan tubuh juga harus terlibat dalam langkah-langkah social distancing dan harus meminimalkan waktu di tempat-tempat umum serta menyentuh hal-hal yang dapat terkontaminasi," tambahnya.

Ilustrasi traveling dengan kakek nenek (Pixabay/pasja1000)
Ilustrasi lansia. (Pixabay/pasja1000)

Deutsch mengatakan menjaga pola makan yang sehat juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Pentingnya diet seimbang untuk mencegah penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sangat penting," katanya, seraya menambahkan bahwa sebagian besar sistem kekebalan tubuh kita terhubung ke saluran pencernaan.

Komplikasi dari Covid-19 sendiri sangat spesifik untuk tiap individu, bisa mencakup pneumonia dan bahkan gagal napas.

Karena tidak ada cara untuk memprediksi seperti apa proses pemulihan untuk pasien dengan penyakit kronis, perawatan dini dan pemantauan ketat akan sangat penting dalam menentukan seperti apa responsnya, kata Deutsch.

"Hal terbesar yang dapat dilakukan seseorang saat ini adalah fokus untuk tetap sesehat mungkin dengan tidur nyenyak, makan dengan baik, dan melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan seperti sering mencuci tangan dengan air dan sabun," kata Deutsch.

Deutsch mengatakan jika Anda sakit, segera mungkin hubungi dokter Anda sebelum pergi ke kantor atau ruang gawat darurat.

"Namun selama waktu ini, jika tidak sakit parah, penting untuk tidak membanjiri rumah sakit karena pasien yang mengalami gangguan kekebalan dapat berisiko lebih tinggi untuk terkena lebih banyak penyakit," kata Deutsch.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Terkait

Terkini