cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Riwayat Penyakit Kronis Pengaruhi Tingkat Kefatalan Pasien Corona Covid-19!

Riwayat penyakit kronis tertentu bisa menempatkan seseorang dalam kondisi lebih parah ketika terinfeksi virus corona Covid-19, dibandingkan pasien lainnya.

Rendy Adrikni Sadikin | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Himedik.com - Orang dengan riwayat penyakit kronis adalah kelompok orang yang paling rentan ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi, tingkat risiko setiap pasien bisa berbeda-beda tergantung pada penyakit kronis yang dideritanya.

Di Amerika sendiri, risiko infeksi virus corona Covid-19 jauh lebih buruk bagi orang yang memiliki masalah jantung, paru-paru, dan ginjal.

Adapun pasien corona Covid-19 yang menjalani rawat inap sebanyak 7.162 orang dengan riwayat medis berbeda-beda. Berikut ini, dilansir dari inquirer.com, merupakan kondisi dan rincian risikonya:

1. Diabetes

Di antara 784 pasien dengan diabetes, setengahnya menjalani rawat inap di rumah sakit, termasuk 148 orang (18.8 persen) dalam perawatan intensif. Jumlahnya jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan pasien tanpa riwayat penyakit mendasar tetapi menjalani perawatan ICU, yakni sebanyak 2,2 persen.

2. Penyakit paru-paru kronis

Di antara 656 pasien dengan penyakit paru-paru kronis, lebih dari sepertiganya menjalani perawatan di rumah sakit. Jumlah itu juga sudah termasuk 94 orang (14,3 persen) orang yang menjalani perawatan intensif.

3. Penyakit jantung

Sebanyak 647 orang yang menderita penyakit jantung, lebih dari setengahnya menjalani perawatan di rumah sakit. Jumlah itu termasuk 132 orang (20,4 persen) yang menjalani perawatan intensif.

4. Penyakit ginjal

Sebanyak 213 orang yang memiliki penyakit ginjal, dua pertiganya menjalani perawatan di rumah sakit. Jumlah itu termasuk 56 orang (26,2 persen) yang menjalani perawatan intensif.

Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Namun, jumlah tersebut mungkin saja berubah seiring berjalannya waktu. Hal itu karena penelitian ini hanya melibatkan pasien dengan gejala parah.

Di antara semua jenis penyakit kronis, penyakit ginjal kronis merupakan kondisi yang paling menempatkan pasien pada risiko tinggi infeksi virus corona Covid-19.

Pasien corona Covid-19 dengan riwayat penyakit ginjal kronis lebih berisiko menjalani perawatan intensif di ICU sebanyak 26 persen dan perawatan rumah sakit biasa 45 persen.

Lalu, risiko tinggi menjalani perawatan intensif ICU dan perawatan rumah sakit biasa diikuti oleh orang dengan penyakit kardiovaskular atau jantung, mantan perokok, diabetes melitus hingga immunocompromised.

Sayangnya, analisis ini hanya dilakukan dalam jumlah yang kecil. Sedangkan jumlah kasus virus corona Covid-19 ini terus meningkat dengan cepat.

Contohnya, perokok yang terinfeksi virus corona Covid-19 akan bernasib lebih buruk daripada orang yang tidak merokok. Tetapi, persentase itu hanya berdasarkan data 96 perokok yang diidentifikasi dalam penelitian ini.

Jadi, persentase ini mungkin bisa berubah. Namun, sejauh ini orang yang tidak memiliki riwayat penyakit kronis cenderung lebih baik dalam melawan virus corona Covid-19.

Buktinya, sebanyak 7.162 pasien dalam penelitian di AS yang tidak memiliki penyakit mendasar atau riwayat merokok, hanya 9 persen yang menjalani perawatan di rumah sakit dan 2,2 persen yang menjalani perawatan intensif di ICU.

Namun, para peneliti tidak menghitung persentase pasien corona Covid-19 dengan penyakit tertentu berisiko meninggal dunia. Sebab, kebanyakan pasien meninggal itu belum diketahui riwayat kesehatannya.

Terkait

Terkini