Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 27 Mei 2020

Tidur Larut Malam Terlambat 1 Menit Saja Bisa Tingkat Risiko Sakit Jantung!

Penelitian menemukan begadang atau 1 menit saja terlambat tidur malam bisa meningkatkan risiko sakit jantung.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi tidur. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)
Ilustrasi tidur. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)

Himedik.com - Kecemasan dan ketakutan akibat virus corona Covid-19 mungkin telah membuat sejumlah orang mengalami gangguan tidur, seperti insomnia. Sehingga mereka lebih sulit tidur nyenyak atau tidur larut malam.

Padahal kebiasaan tidur larut malam bisa berdampak buruk pada emosional, sistem imun tubuh hingga berbagai masalah kesehatan, salah satunya penyakit kardiovaskular.

Orang yang tidur malamnya terlambat atau lebih malam 1 menit dari biasanya saja bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Para ahli menemukan tidur malam yang terlambat 1 hingga 30 menit bisa menaikkan denyut jantung istirahat (RHR).

Karena, tidur larut malam merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular dan masalah kesehatan jantung. Jadi, semakin malam orang pergi tidur, maka makin tinggi pula peningkatan RHR.

Mereka akan mengalami peningkatan detak jantung sepanjang malam sampai hari berikutnya. Bahkan tidur malam yang lebih larut 30 menit dari malam sebelumnya bisa menyebabkan efek negatif.

Ilustrasi tidur. (Pexels)
Ilustrasi tidur. (Pexels)

Seseorang akan mengalami peningkatan denyut jantung istirahat atau RHR ketika tidur malamnya lebih larut dari waktu tidur sebelumnya.

Peneliti Amerika Serikat pun menggunakan data dari pelacak kebugaran yang dipakai oleh 557 mahasiswa selama 4 tahun. Waktu tidur normal didefinisikan sebagai satu jam yang mengelilingi waktu tidur rata-rata seseorang.

Dr Nitesh Chawla, dari Universitas Notre Dame di Indiana mengatakan bila seseorang tidak tidur pada waktu yang sama setiap malamnya, maka detak jantungnya akan meningkat saat tidur sampai keesokan harinya.

"Bagi pekerja shift dan orang yang sering berpergian, tidur pada waktu yang sama setiap malam tentu sebuah tantangan," kata Nitesh Chawla dikutip dari The Sun.

Tapi, membantu rutinitas tidur yang sehat dan disiplin sesuai waktunya adalah langkah nomor satu dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.

Terkait

Terkini