Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 25 Mei 2020

Jika Tak Punya Termometer, Begini Cara Cepat Deteksi Tubuh yang Demam

Tetapi termometer yang paling akurat dalam mendeteksi suhu tubuh.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi demam. (Shutterstock)
Ilustrasi demam. (Shutterstock)

Himedik.com - Ketika sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi dari virus maupun bakteri, kondisi demam akan terjadi. Saat demam, berarti tubuh sedang mencoba kembali ke keadaan normal.

Termometer merupakan satu-satunya alat yang dapat mengukur suhu tubuh secara akurat.

"Satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti bahwa Anda demam adalah dengan mengukur suhu menggunakan termometer," kata David Erstein, MD, ahli alergi dan imunologi di New York.

Sebelum menggunakannya, termometer harus dibersihkan dahulu. Caranya adalah dengan mengusap sabun di ujung termometer (yang akan dimasukkan ke mulut) selama 20 detik dan bilas.

"Jika memiliki alkohol, usap aplikator termometer dengan kapas yang dibasahi alkohol," saran Dr. Erstein.

Ilustrasi demam saat musim hujan. (Shutterstock)
Ilustrasi demam(Shutterstock)

Lalu, bagaimana mendeteksi demam ketika tidak memiliki termometer? Dilansir dari Women's Health Magazine, berikut beberapa caranya:

1. 'Dengarkan' tubuh Anda

Anda tentu sudah terbiasa dengan kondisi tubuh ketika demam, dari berkeringat hingga menggigil yang tidak biasa ketika menghidupkan AC atau kipas angin. Selain itu, umumnya tubuh juga akan merasa kelelahan, nyeri dan tubuh sakit.

"Jika salah satunya terdengar akrab, Anda mungkin mengalami demam," jelas Dr. Erstein.

2. Lihat ke cermin

Ketika Anda benar-benar demam wajah akan terlihat memerah, berkeringat, dan pucat, kata Dr. Erstein.

3. Cepat lelah

"Apabila Anda merasa mudah lelah, lemah, atau lesu, itu bisa menjadi indikator lain bahwa tubuh sedang berjuang melawan infeksi dan akibatnya suhu tubuh Anda naik," tambahnya.

Ilustrasi gangguan tidur. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kelelahan(Sumber: Shutterstock)

4. Minta orang lain menempelkan tangan ke dahi

Meski sulit mengukur suhu dengan trik ini, akan sangat membantu jika Anda memiliki anggota keluarga, teman, yang dapat melakukan ini.

"Kalau orang lain merasakan dahi Anda dan terasa panas, kemungkinan besar Anda mengalami demam," katanya.

Namun, sekali lagi, satu-satunya cara untuk memastikan suhu Anda secara tepat adalah menggunakan termometer.

Kapan harus memeriksakan diri?

Jika Anda merasa sakit dan mengalami demam cukup tinggi (di atas 38,9 derajat Celcius), ini isyarat Anda untuk memeriksakan diri ke dokter.

"Secara umum, jika Anda mengalami demam yang terkait dengan gejala lain seperti sesak napas, ruam, atau kebingungan, kemungkina terbaik adalah mencari pertolongan medis," tandas Dr. Erstein.

Terkait

Terkini