Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 25 Mei 2020

Menurut Bill Gates, Ini 4 Pelajaran Penting dari Flu Spanyol

Pelajaran penting dari flu spanyol yang perlu diingat untuk mengahadapi pandemi corona saat ini.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Bill Gates. (Instagram/thisisbillgates)
Bill Gates. (Instagram/thisisbillgates)

Himedik.com - Pendiri Microsoft sekaligus filantropi Bill Gates menyatakan ada empat pelajaran penting dari pandemi besar satu abad lalu, yakni flu Spanyol. Wabah yang terjadi pada tahun 1918 itu berlangsung selama setahun dan menyebabkan 50 juta kematian secara global

Dilansir dari Business Insider, berikut beberapa pelajaran dari flu spanyol yang menurut Bill Gates bisa dipetik untuk pandemi Covid-19 saat ini.

1. Pemimpin Bertanggung Jawab Dapat Menurunkan Keparahan Pandemi

Gates menyatakan, bahwa peran pemimpin penting dalam pengendalian keparahan pandemi. Dia mengatakan orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengendalikan pandemi dapat mengubah jumlah nyawa yang hilang.

Ia menunjuk walikota di berbagai kota selama pandemi flu spanyol sebagai contoh. Pada awal pandemi flu spanyol, walikota St. Louis menyerukan penutupan tempat-tempat umum dan melarang pertemuan publik besar-besaran.

Sebaliknya, walikota Philadelphia mengadakan parade besar.

"Philadelphia sendiri sakit, kewalahan. Mereka tidak punya tempat untuk meletakkan mayat. Wilayah kerja meluap, mereka menumpuk peti mati di aula, di tempat tinggal mereka," tulis John M. Barry pada bukunya The Great Influenza yang menjadi rujukan Bill Gates.

"Aku senang aku membacanya. Ini salah satu dari beberapa buku yang menjelaskan kepada saya bahwa dunia perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mempersiapkan patogen baru," kata Gates.

Pandemi flu spanyol (YouTube/Live Science)
Pandemi flu spanyol (YouTube/Live Science)

2. Transparansi

Gates juga menyatakan, bahwa para pemimpin dan organisasi kesehatan harus memberikan informasi yang akurat kepada publik, bahkan jika informasi itu buruk.

"Pada tahun 1918, para pemimpin politik Amerika bahkan komisioner kesehatan menutup-nutupi berita buruk untuk menghindari kepanikan masyarakat," kata Gates.

"Itu sangat merusak otoritas mereka ketika warga melihat tetangga mereka sekarat dalam jumlah besar," tambahnya.

3. Filantropi Dapat Menyelamatkan Ratusan Ribu Nyawa

Gates juga menyoroti pentingnya donasi amal selama pandemi dan mengatakan tanpa sumbangan dari orang-orang seperti John D. Rockefeller dan Johns Hopkins,segalanya bisa jauh lebih buruk pada tahun 1918.

Terkait

Terkini