Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Kamis, 02 Juli 2020

Simak! Tips Tetap Sehat Usai Lebaran dari Pakar Gizi

Ingatlah membatasi asupan gula, garam dan gula dalam menu makanan Anda.

Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi makan sambil berdiri. (Shutterstock)
Ilustrasi makan sambil berdiri. (Shutterstock)

Himedik.com - Hari Lebaran sudah usai, itu artinya pola makan Anda kembali ke normal. Namun, waspada jika asupan kalori melonjak diikuti bertambahnya berat badan.

Lantas apa yang bisa Anda lakukan agar tetap sehat usai Lebaran?

"Biasakan ngemil teratur, jadwalkan ngemil yang sehat, " ujar Nutrition & Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi dalam diskusi via daring belum lama ini, melansir dari Suara.com.

Lakukan sarapan pagi dengan menu bergizi berimbang, lalu ngemil sekitar jam 10.00 dan makan siang dengan menu yang tetap bergizi seimbang. Makan siang Anda cenderung tak akan terlalu banyak karena perut sudah terisi pada pagi dan jelang waktu makan siang.

Kemudian, Anda bisa kembali ngemil pada sore hari sehingga porsi makan di waktu malam juga tidak akan terlalu banyak.

"Proporsi menu menggunakan pedoman gizi seimbang, yakni 2/3 piring makanan pokok, 1/6-nya lauk pauk, 1/6 buah, 2/3 sayuran," kata Aldis.

Ilustrasi lebaran/silaturahmi. (Shutterstock)
Ilustrasi lebaran/silaturahmi. (Shutterstock)

 

Ingatlah membatasi asupan gula, garam dan gula dalam menu makanan Anda. Asupan gula yang disarankan maksimal 50 gram atau 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh atau 5 gram, sementara lemak 67 gram atau 5 sendok makan minyak (lebih banyak lemak sehat yakni 4 sendok makan lemak baik disarankan).

Jangan lupakan minum air putih, lalu kembalilah berolahraga kardio dengan pilihan: intensitas sedang 5 kali dalam seminggu selama 30 menit, atau 25 menit kardio intensitas tinggi 3 kali seminggu, dan 2 kali seminggu latihan beban dengan intensitas sedang-tinggi.

"Dianjurkan intensitas sedang dan pola latihan beban, cukup dengan beban berat badan, 2 kali seminggu 45 menit per sekali latihan," tutur Aldis. 

Terkait

Terkini