Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Senin, 13 Juli 2020

Penglihatan Kabur Disebut Gejala Corona Covid-19? Ini Penjelasan Dokter!

Dokter tegaskan masih terlalu dini untuk menyebutkan penglihatan kabur sebagai kondisi yang disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi mata (Shutterstock)
Ilustrasi mata (Shutterstock)

Himedik.com - Sejauh ini gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk, demam tinggi, sesak napas hingga hilangnya indera penciuman. Seorang dokter menegaskan bahwa penglihatan kabur belum bisa disebut sebagai gejala virus corona Covid-19.

Sebelumnya, gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk persisten dan demam tinggi. Tapi, beberapa pasien corona Covid-19 juga mengeluhkan gejala aneh lainnya, termasuk penglihatan kabur.

Penasihat khusus Boris Johnson, Dominic Cummings, sempat melanggar aturan stay at home dengan melakukan perjalanan dari London ke Durham.

Saat itu Cummings melakukan perjalanan di dekat Istana Barnard bersama anak dan istrinya ketika Inggris sedang dalam puncak penguncian akibat virus corona Covid-19.

Lalu, Cummings juga pernah menyingung masalah penglihatannya yang berkaitan dengan virus corona Covid-19 dalam acara Good Morning Britain bersama Lorraine Kelly. Tetapi, dokter mengatakan bahwa hilangnya penglihatan atau penglihatan kabur belum dikaitkan dengan virus corona Covid-19.

Dr Amir Khan, yang menangani pasien Covid-19 mengaku belum pernah mendengar pasien mengeluhkan pandangan kandung atau kehilangan penglihatan akibat virus tersebut.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Adakah hubungan antara virus corona Covid-19 dengan penglihatan? kita tahu ada efek samping dan butuh waktu lama untuk menemukannya," tanya Lorraine kepada Amir dikutip dari Express.

Amir Khan mengatakan bahw avirus corona Covid-19 masih tergolong baru dan gejalanya masih terus diperhatikan pada setiap pasien. Tapi, Amir belum pernah mendengar atau mendapati pasiennya mengalami masalah penglihatan.

"Kemarian Dominic Cummings mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan profesional medis sebelum melakukan perjalan kembali ke London dari Durham. Saya agak khawatir bila dia memberi tahu dokter pandangannya kabur tapi diperbolehkan berkendara," kata Amir.

Menurut Amir, siapa pun pasti tidak boleh berkendara ketika memiliki masalah dengan penglihatan. Pihak sendiri mungkin akan menyuruh Cumming tetap tinggal di London atau Durham jika sudah terlanjut melakukan perjalanan.

Sejauh ini, gejala aneh dari virus corona Covid-19 yang sudah disetujui oleh ahli kesehatan adalah hilangnya indera penciuman dan perasa yang sudah masuk daftar gejala umum.

Terkait

Terkini