cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Rabu, 12 Agustus 2020

Gejala Kanker Kulit, Bibir Kering dan Kuku Gelap Bisa Jadi Tanda Peringatan

Bibir kering, pecah-pecah dan kuku gelap bisa menjadi tanda peringatan awal kanker kulit.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi bibir kering, mulut kering. (Shutterstock)
Ilustrasi bibir kering, mulut kering. (Shutterstock)

Himedik.com - Umumnya, gejala kanker kulit berupa bintik hitam seperti tahi lalat di tubuh. Tapi, tanda-tanda peringatan kanker kulit juga bisa ditemukan pada bagian tubuh lain, termasuk bibir dan kuku.

Bibir kering atau kuku berwarna gelap bisa menjadi tanda peringatan dini kanker kulit. Yayasan Kanker Kulit pun membenarkan bibir kering dan pecah-pecah bisa menjadi salah satu gejalanya.

Tapi, orang biasanya mengira bibir kering dan pecah-pecah sebagai tanda peringatan actinic cheilitis, bukan kanker kulit.

"Kondisi prakanker ini biasanya muncul di bibir bawah sebagai bercak bersisik. Jika tidak diobati, ia bisa berevolusi menjadi karsinoma sel skuamosa (SCC)," jelas Yayasan Kanker Kulit dikutip dari Express.

Actinic cheilitis adalah kondisi degeneratif jaringan bibir setelah bertahun-tahun terpapar sinar ultraviolet, seperti sinar matahari.

Ilustrasi kuku. (Shutterstock)
Ilustrasi kuku. (Shutterstock)

American Academy of Oral Medicine menjelaskan actinic cheilitis adalah kondisi premalignanat atau pra ganas yang lebih umum pada orang dewasa dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia.

"Pria lebih sering mengalami kondisi ini daripada wanita. Orang-orang yang bekerja di luar ruangan dan tidak menggunakan pelindung matahari juga berisiko," kata American Academy of Oral Medicine.

Sementara itu, kuku gelap atau garis gelap di kuku seperti memar juga bisa menjadi tanda melanoma. Skin Cancer Foundation menambahkan kondisi itu disebut melanoma subungual, yang sangat jarang dan terhitung sekitar 3,5 persen dari semua kasus melanoma.

"Kondisi ini dimulai dari garis coklat atau hitam di bawah kuku atau kuku, tetapi sering kali ukurannya bertambah. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kuku terpisah atau lepas dan menyebabkan kuku terlihat lebih gelap," jelasnya.

Lembaga itu menjelaskan garis-garis gelap di bawah kuku yang disebabkan oleh melanoma cenderung lebih tebal daripada garis yang terbentuk akibat cedera atau lainnya.

Jika Anda memiliki tanda-tanda ini pada kuku, tapi bukan karena cedera saat menutup pintu atau lainnya, maka Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Apa itu melanoma subungual?

Melanoma subungual adalah jenis melanoma yang menyerang kuku seseorang. Jenis melanoma ini tidak tumbuh di kulit sekitarnya, tetapi lebih dimulai pada matriks kuku.

Terkadang melanoma terlihat seperti kondisi lain yang memengaruhi kuku, seperti memar. Namun, masalah kesehatan ini bisa menyebabkan komplikasi serius.

Terkait

Terkini