cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Awas, Virus Corona Covid-19 Juga Bisa Sebabkan Batuk Berdarah!

Ahli menambahkan batuk berdarah sebagai gejala virus corona Covid-19 yang lain.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pria batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi pria batuk. (Shutterstock)

Himedik.com - Selama ini, gejala virus corona Covid-19 yang umum diketahui berupa batuk kering. Kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan bahwa batuk berdarah atau hemoptisis juga termasuk gejala virus corona lain.

WHO menyatakan gejala virus corona Covid-19 berupa batuk berdarah tergolong jarang terjadi. Kondisi ini hanya muncul sekitar 1 persen dari 56 ribu orang yang diteliti.

Menurut NHS dilansir dari Express, pasien virus corona Covid-19 bisa mengalami batuk berdarah yang berasal dari paru-paru sebagai akibat infeksi dada berkepanjangan.

Darah yang keluar akibat infeksi virus corona Covid-19 biasanya berwarna merah cerah atau berbentuk seperti dahak yang berlumuran darah.

Tanda yang mengkhawatirkan dari virus corona Covid-19 adalah gejala yang terlihat pada orang tua, terutama para perokok.

Ilustrasi batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Melalui riwayat tersebut, dokter akan memeriksa seseorang dengan virus corona Covid-19 memiliki kondisi medis serius yang perlu diselidiki dan dirawat atau tidak.

Umumnya, batuk berdarah merupakan dampak dari batuk berkepanjangan dan parah, infeksi dada serta bronkiektasis. NHS juga mengatakan mimisan parah atau pendarahan dari mulut bisa menyebabkan darah keluar dalam air liur ketika batuk.

Selain itu, batuk darah juga bisa merupakan bentuk gejala dari emboli paru (gumpalan darah di paru-paru), edema paru (cairan di paru-paru) dan kanker paru-paru.

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh TBC, kanker tenggorokan atau konsumsi antikoagulan, obat yang mencegah pembekuan darah, seperti warfarin, rivaroxaban atau dabigatran.

Batuk. (shutterstock)
Batuk. (shutterstock)

 

Jika darah berwarna gelap dan mengandung sedikit makanan yang terlihat seperti biji kopi. Maka, itu adalah masalah serius dan perlu perawatan medis di rumah sakit.

Sebagian besar batuk darah merupakan sinyal dari suatu kondisi medis serius, tak hanya virus corona Covid-19.

Jadi, saat seseorang dengan virus corona Covid-19 mengalami batuk darah, hal itu mungkin tidak hanya disebabkan oleh infeksi virus corona, tetapi juga masalah kesehatan lain.

Berdasarkan data yang sama dikumpulkan oleh WHO, sebanyak 88 persen orang menderita demam dan 68 persen menderita batuk kering. Batuk kering, artinya tidak ada lendir atau dahak yang keluar saat batuk.

NHS melaporkan hanya batuk terus menerus yang terbukti sebagai tanda virus corona Covid-19. Badan Kesehatan menjelaskan bahwa batuk terus menerus yang berlangsung 24 jam baru bisa dikatakan sebagai tanda infeksi virus corona Covid-19.

Terkait

Terkini