cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

WHO Sebut Kondisi Terburuk dari Pandemi Covid-19 Masih Belum Terjadi

Oleh karenanya, WHO menekankan kepada pemerintah untuk menerapkan protokol secara benar.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pandemi virus corona (Pixabay)
Ilustrasi pandemi virus corona (Pixabay)

Himedik.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kondisi terburuk dari pandemi Covid-19 masih belum terjadi. Pada Senin (29/6/2020, Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus mengatakan virus corona akan terus menginfeksi lebih banyak orang apabila pemerintah tidak mulai menerapkan protokol secara benar.

"Tes, telusuri, isolasi dan karantina," pesan Tedros, dilansir dari BBC.

Hingga kini, jumlah kasus virus corona sudah mencapai 10 juta lebih, kasus kematian di atas 500 ribu dengan separuhnya berasal dari AS dan Eropa.

"Kita semua ingin ini berakhir. Kita semua ingin melanjutkan hidup kita, Tetapi kenyataan pahitnya adalah kondisi ini bahkan belum mendekati akhir," sambungnya.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

"Meskipun banyak negara telah membuat beberapa kemajuan, pandemi global sebenarnya sedang berkembang cepat," lanjutnya.

Menurutnya, kurangnya persatuan nasional dan kurangnya solidaritas global serta dunia yang terpecah adalah kondisi yang membantu virus tetap menyebar.

"Yang terburuk belum datang. Aku minta maaf untuk mengatakannya, tetapi dengan lingkungan dan kondisi seperti ini kita takut yang terburuk," katanya.

Dia juga mendesak pemerintah di berbagai negara untuk mengikuti contoh-contoh Jerman, Korea Selatan dan Jepang, yang mengontrol penyebaran virus corona Covid-19 melalui kebijakan-kebijakan yang mencakup pengujian dan penelusuran yang teliti.

Terkait

Terkini