cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Berbagi Korek Apik Bisa Picu Penularan Virus Corona, Ini Kata Ahli!

Ahli memperingatkan bahwa berbagi korek api atau pemantik antar perokok bisa menyebabkan penularan virus corona.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi rokok, pemantik, korek api - (Pixabay/realworkhard)
Ilustrasi rokok, pemantik, korek api - (Pixabay/realworkhard)

Himedik.com - Kebiasaan merokok sempat disebut bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona Covid-19. Tetapi tak hanya merokok, berbagi korek api atau pemantik juga bisa memicu penularan virus corona.

Sebagian besar perokok seringkali berbagi pemantik atau korek api dengan orang lain tanpa berpikir dua kali. Padahal tindakan sepele itu bisa memicu penularan virus corona Covid-19.

Daniel Andrews, Perdana Menteri Victoria pun menyebutkan tindakan berbagi pemantik itu bisa menyebarkan virus corona Covid-19 di Victoria.

"Tindakan itu memang tidak melanggar aturan, tetapi tindakan sekecil apapun yang terlihat baik bisa saja menularkan virus corona. Karena, seperti itulah penyebarannya," jelas Daniel Andrew dikutip dari Mirror.

Selain berbagi pemantik, Daniel Andrews juga mengatakan bahwa carpooling (angkutan mobil bersama) juga bisa menyebabkan penyebaran virus corona Covid-19.

Ilustrasi rokok. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi rokok. (Sumber: Shutterstock)

Meski begitu, Daniel Andrews tidak mengetahui pasti kebiasaan merokok bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak.

Beberapa studi telah menyatakan bahwa sesungguhnya merokok bisa mengurangi risiko infeksi virus corona Covid-19. Tetapi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pernyataan tersebut belum ada buktinya dan tidak ada informasi yang cukup kuat untuk mengonfirmasi hal tersebut.

"Covid-19 adalah penyakit menular yang menyerang paru-paru sebagai bagian paling utama," jelas WHO.

Sedangkan, merokok bisa merusak fungsi paru-paru. Sehingga kondisi itu bisa membuat tubuh seseorang lebih sulit melawan virus corona Covid-19 dan penyakit lainnya.

Selain itu, tembakau juga merupakan faktor risiko utama untuk penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan dan diabetes. Semua kondisi itu bisa membuat seseorang lebih berisiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 dan mengembangkan gejala parah.

Terkait

Terkini