cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Waspada, Kanker Paru-Paru Bisa Ditandai dengan Nyeri Punggung

Ada gejala yang cukup umum pada penderita kanker, yakni nyeri punggung.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kanker paru. (pixabay/OpenClipart-Vectors)
Ilustrasi kanker paru. (pixabay/OpenClipart-Vectors)

Himedik.com - Salah satu tanda awal kanker paru-paru yang sering kali tidak diperhatikan adalah nyeri punggung. Sayangnya gejala yang satu ini sering kali tidak disadari.

Dilansir dari Express, lebih dari seperempat pasien kanker paru-paru mengembangkan rasa dakit di punggung. Kemungkinan nyeri punggung pada pasein terjadi karena tumor menekan saraf tulang belakang. 

Oleh karena itu, nyeri punggung bisa jadi gejala awal serangan kanker paru-paru. 

"Kebanyakan orang hanya memahami bahwa kanker paru-paru ditandai dengan batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu, sesak napas atau kelelahan," kata Yayasan Kanker Paru-Paru Roy Castle.

"Tetapi sakit punggung adalah salah satu hal yang sering kami jelaskan," tambah yayasan tersebut. 

Menurut Yayasan Roy Castle, mungkin banyak orang beralasan saat merasakan nyeri punggung. Sebab nyeri punggung bisa saja disebabkan oleh hal lain. 

Ilustrasi kanker paru. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker paru. (Shutterstock)

"Bagaimanapun itu (nyeri punggung) tetap bisa menjadi tanda kanker paru-paru. Jika Anda memiliki gejalanya, cobalah untuk datang ke dokter sesegera mungkin," tambah yayasan tersebut. 

Tapi, perlu diingat bahwa sakit punggung adalah kondisi umum sehingga belum tentu menandakan kanker paru-paru. 

Gejala kanker paru-paru lainnya yang mungkin perlu Anda perhatikan adalah batuk yang tidak hilang, tenggorokan serak atau napas pendek.

Anda harus berbicara dengan dokter jika Anda khawatir tentang tanda-tanda atau gejala kanker paru-paru.

Kanker paru-paru sendiri paling sering terjadi pada orang-orang yang merokok, perokok pasif, paparan racun tertentu dan riwayat keluarga. Perawatan bervariasi seperti operasi, kemoterapi, terapi radiasi, terapi obat dan imunoterapi.

Terkait

Terkini