cancel

Data COVID-19 Indonesia

Positif -
Dirawat -
Sembuh -
Meninggal -
Sumber data: kawalcovid19.id
Lihat Detail
Jum'at, 07 Agustus 2020

Pergi ke Salon saat Pandemi? Hindari Perawatan Ini untuk Cegah Penularan

Perawatan salon bisa menjadi media penularan virus corona, karena itu ada beberapa hal yang harus dihindari dan diterapkan.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
cloud_download Baca offline
Ilustrasi salon, potong rambut. (Pixabay)
Ilustrasi salon, potong rambut. (Pixabay)

Himedik.com - Beberapa negara telah melonggarkan aturan pembatasan sosial atau menerapkan new normal, meskipun pandemi virus corona Covid-19 belum usai.

Sejumlah salon dan spa pun mulai dibuka kembali. Tapi, semua orang tidak boleh sembarangan melakukan perawatan.

Ada beberapa batasan keamanan yang perlu dilakukan pemilik bisnis maupun pelanggan ketika pergi ke salon. Hal itu berfungsi mencegah terjadinya penularan dan penyebaran virus corona Covid-19.

Berikut ini dilansir dari Mirror, langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

Ilustrasi salon. (Pexels)
Ilustrasi salon. (Pexels)

1. Gunakan layar atau penghalang untuk memisahkan klien satu dengan lainnya, ini juga memisahkan praktisi dengan klien.

2. Operasikan salon dengan sistem pemesanan khusus atau atur janji, sehingga bisa meminimalkan jumlah orang yang datang ke lokasi dan mengatur waktunya.

3. Meminimalkan waktu aktivitasnya sehingga tidak terlalu lama berada di ruang tertutup bersama-sama.

4. Tingkatkan frekuensi mencuci tangan dan membersihkan permukaan benda. Pemilik salon juga perlu membersihkan peralatan kecantikan secara rutin.

5. Hindari kontak kulit secara langsung menggunakan tangan.

6. Pertahankan jarak antara kursi pelanggan dengan praktisi

7. Jangan izinkan pelanggan membawa makanan atau minuman, kecuali air yang disediakan khusus ketika perawatan.

8. Pastikan jumlah pekerja terbatas sehingga bisa mengatur jarak fisik ketika bekerja.

Sementara itu, ada beberapa perawatan kecantikan yang seharusnya jangan dilakukan selama pandemi virus corona belum usai.

Karena beberapa perawatan ini bisa memicu penularan, contohnya waxing wajah, perawatan bulu mata, aplikasi make-up, perawatan wajah, dermarolling, microblading, perawatan alis dan tindik wajah.

Terkait

Terkini